RSS

Malam Bulan Pemabuk

07 Agu

Malam Bulan Pemabuk
Puisi : Sang Bayang

Pijar bulan sajikan indah manik matamu
Kala kabut-kabut menggeliat
Tanpa jeda mempersolek diri
dengan kapas mewarnai bukit

Di jantung malam kau belah waktu
Sajikan secloki arak yang membuatku mabuk ingatan
Tidurkanku seperti mekar mengkeret putri malu
Hingga bangkit nanti kuingat
Kembali pada siapa aku dan diriku sebenarnya

Ini lebih baik bagiku
Ketimbang mabuk keadaan yang memancung syaraf
Mengantar tangis dan tawa tanpa teman
di tempat terasingku

Ambarawa, 08 Agustus 2012

 
31 Komentar

Posted by pada 7 Agustus 2012 in Puisi, Sajak, Syair

 

Kaitkata: , ,

31 Respon untuk Malam Bulan Pemabuk

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 447 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: