RSS

Sebatang Rokok

12 Agu

Sebatang Rokok
Sajak : Sang Bayang

Tembakau hanyalah daun
cengkehpun hanyalah suntingan bunga tak mekar
Kertas-kertas, sampah berserakan
tercecer satu nama pecahan tak berarti
sepasang tangan satukan segelintir jasad
dalam wujud bayangan-bayang kehidupan

Sebatang rokok adalah ragaku yang mati
sebab hidup jilatan api
menyala, sepanas bara dan abu kematian
kepulan-kepulan asap adalah bukti
hidupku tembakau dan cengkeh di pelintir sesobek kertas

Api dan bara adalah nyala-nyala
ketika segumpal asap melayang moksa
Betapa hebatnya..
aku memberi nikmat kepulan asap kau hisap
di antara kehebatan manusia-manusia
yang menjadi raja segala titah berbekal indra serbaguna

Pun aku.., hanya sebatang rokok
yang cepat habis di hisab waktu
melewati nyala sebuah kehidupan
berakhir menjadi puntung-puntung
dan abu di peti tanah liat mini

Dari sanalah awal sirnaku
sebatang rokok.

Ambarawa, Agustus 2012

 
47 Komentar

Posted by pada 12 Agustus 2012 in Puisi, Religi, Sajak, Syair

 

Kaitkata: , , , , , , , ,

47 Respon untuk Sebatang Rokok

  1. Negeri Seribu Cinta

    28 Agustus 2012 at 23:12

    Ternyata sebatang rokok penuh renungan bermanfaat
    Luarbiasa

    Salam silaturahim

     
    • SanG BaYAnG

      28 Agustus 2012 at 23:29

      Terimakasih telah sudi mampir dan membaca coretan iseng ini Mas..

      Salam silaturahmi juga Mas.. :)

       
  2. H Onnie S Sandi SE

    14 Agustus 2012 at 10:19

    Imaginatif sekali…terus berkarya sob…

     
    • SanG BaYAnG

      14 Agustus 2012 at 11:50

      Siaps.., terimakasih sekali Om.. :D

       
  3. Orin

    14 Agustus 2012 at 05:37

    Duh, aku ga ngerti puisi je mas..
    Ikutan belajar di sini ya ;)

     
    • SanG BaYAnG

      14 Agustus 2012 at 06:11

      Silahkan mbakyu.. :)
      Ane juga gak ngarti ni mbak.
      Ya dah, kita belajar bersama aja yuk, agar puisi negeri ini lebih berwarna dan berarti :D
      #Belajar kelompok atau kelompok belajar kih.. :roll:

       
  4. SanG BaYAnG

    14 Agustus 2012 at 05:35

    Kalau bakat kayaknya belum punya mbakyu.. :D

     
  5. cumakatakata

    13 Agustus 2012 at 21:01

    berkoment sambil huffff #nyembor

     
    • SanG BaYAnG

      13 Agustus 2012 at 21:30

      “Mak Bull” seleduk.. BULL.. :D

       
      • cumakatakata

        13 Agustus 2012 at 22:00

        wes imsyak mas, eh malah wes subuh…

         
        • SanG BaYAnG

          13 Agustus 2012 at 22:03

          Iya kih mbah kyai wis ceramah, aku lungguh neng umah.. :mrgreen:

           
          • cumakatakata

            13 Agustus 2012 at 22:13

            lah kok ngunu….

            aku yo seumur2 eh maksudte, sejak posoan yo sek iki ndelok tivi ceramah, tapi yo ngunu karo sibuk mbales banyolane pean heheee

             
            • SanG BaYAnG

              13 Agustus 2012 at 22:23

              Wkxkxkx.., wah.. yen tipi jarang nonton aku mas.
              ngrungokne ceramah iki wae yo mergo sepikere di pasang neng cedak jendela kamar je.. :(

               
  6. ysalma

    13 Agustus 2012 at 14:05

    tapi sebatang rokok tetap di cintai oleh penikmat rokok :)

     
    • SanG BaYAnG

      13 Agustus 2012 at 17:44

      Andai rokok itu tetap hidup mungkin begitulah mbakyu.. :D

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 438 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: