RSS

Pasar Projo Kobong

13 Agu

Pasar Projo Kobong
Puisi : Sang Bayang

Nasib malang berserakan
senasib pemilik kios
pedagang pedagang asongan
berlari
berteriak
di iring tangis
tercabik jerit rintihan-rintihan menyayat
terbakar bersahut letusan
kayu patah
asbes-asbes retak
pecah berantakan
runtuh satu persatu
bergelimpangan
serpihan-serpihan
terlempar
bara arang berserakan
hancur lebur
tumpang tindih
dengan secuil asa tak mujur

Di samping jembatan penyeberangan
dinding-dindingĀ  gosong
terkelupas
dagangan ludes
raib di lalap api
di antara sisa puing tangisan
wajah wajah murung
bingung
berkalang kabut
menjemput mimpi
menjelang lebaran ini

Mendung seraut wajah
di hadang sedih seburam esok
jawabmu adalah separuh badan jalan
yang biasa macet
terganti kesibukan baru
di jalan itu
tak enggan memanggul matahari
tak segan terbentur langkah
lalu lalang melaju tenang
kala pembeli mengeja harga
menabur senyuman paksa
bercanda dengan duka yang belum terkubur

Ambarawa, Agustus 2012
*Pasar Projo Kobong*
(Pasar Projo Ambarawa)

 
50 Komentar

Ditulis oleh pada 13 Agustus 2012 in Selayang Pandang

 

Tag: , , ,

50 responses to “Pasar Projo Kobong

  1. violetcactus

    17 Agustus 2012 at 17:27

    musibah apa cobaan? kobong opo diobong?
    pernah kejadian di daerah saya pasar kobong, tapi dari tanda2nya, sangat banyak yg curiga kalo itu cuma akal2an pihak penguasa untuk membangun pasar baru yg lebih wah…

     
    • SanG BaYAnG

      17 Agustus 2012 at 17:57

      Begitulah ketika sebuah fenomena tak mampu mewakili sebuah fakta, semua hanya menjadi teka-teki dalam batasan praduga.
      Semoga saja kita semua bisa berfikir jernih dalam menyikapi segala hal.

      Terimakasih mbak..
      Selamat atas pembangunan pasarnya yang lebih wah.. :)

       
  2. pena usang

    16 Agustus 2012 at 03:00

    Puisi yang ditulis berdasar kejadian real itu emang lebih mengena ya, hebat

     
    • SanG BaYAnG

      16 Agustus 2012 at 17:48

      Terimakasih mas..
      Semoga saja banyak kejadian real yang terus terungkap dalam sebuah karya seni berbohong yang indah :mrgreen:

       
      • pena usang

        16 Agustus 2012 at 21:22

        Amiiin mas, karena susastra atawa sastra memang jalan yang tepat untuk menyampaikan realita yang selama ini terselimuti, dan sudah saatnya dunia literasi kembali seperti dulu, kembali pedas menyikapi kondisi negeri

         
        • SanG BaYAnG

          16 Agustus 2012 at 21:30

          iyah mas.. :D
          hehehe.. mengingat kata pedas jadi ingat masa lalu :mrgreen:

           
  3. kakaakin

    14 Agustus 2012 at 17:52

    Innalillah…
    Banyak terdengar kejadian kebakaran di bulan Ramadhan ini…

     
    • SanG BaYAnG

      14 Agustus 2012 at 18:02

      Begitulah mbakyu.., entah musibah atau obaan kah..??? hanya Tuhan yang tau.. :roll:

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 548 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: