Pamor Kembang sore
Sajak : Sang Bayang
Duduk laksana batu tak ubahnya patung linglung, lenyap akal dipembaringan jaman, hilang pranala maya dan fana, disamping nisan Kyai Nala Dipa. Menguping alunan bibir, tentang sebatang tangkai yang menancap di tanah perdikan, tanpa pelindung dibakar surya dahana.
Tak nalar embun pagi, meniup mekar bunga bunga senja, menebar aroma, selaksa dupa wangi kembang keagungan legenda. Menyeberangi waktu mengukir masa, di tanam pagi, mekar kembang sore kala senja tiba. Buah buah sehari lebat, ranum tanpa jeda. Mekar di bibir tanah perdikan bumi pacalan, hingga sematkan gelar Kyai Ageng Kembang Sore.
Di bakar keagungan tempat, padam dan pudarlah aku, hancur lebur sejengkal kesombongan.
Kesaktian sirna ditelan legenda, mantra mantra kehilangan keramat, azimat kehilangan tuah, luluh temah sekejab larut, jasad kalis tanpa emban, laksana bayi lepas dari momongan.Dan aku hanyalah wadak, secuil tanah liat, menggeliat dengan keangkuhan. Serakah dan tamak, semata galah duniawi. Di ujung belahan bumi selatan tanpa padepokan, runtuhlah bakal bangkai, dibatu nisan belakang masjid tiban. Luruh jiwa jiwa fana, diterpa senyawa pamor ningrat, para adipati, penggede negeri, mataram tempo doeloe.
Magetan, Agustus 2012
*Gelang Gelang Lawu*


Lia Nurmalasari
26 Agustus 2012 at 01:58
Yaah.. harus belajar bahasa jawa dulu ini
SanG BaYAnG
26 Agustus 2012 at 10:06
Kan gak semuanya jawa..
Ely Meyer
25 Agustus 2012 at 18:02
ra mudeng
SanG BaYAnG
25 Agustus 2012 at 18:27
Podo no..
Ely Meyer
25 Agustus 2012 at 18:29
lho kok iso ? sampeyan kan sing nyerat ?
SanG BaYAnG
25 Agustus 2012 at 18:33
Nyerate pas khilaf kq.., dadi yo lali maknane..
#kata ini sebenare begitu datar dan sederhana
Ely Meyer
25 Agustus 2012 at 18:33
aneh
SanG BaYAnG
25 Agustus 2012 at 18:41
Tapi nyata
Senjakala Adirata
25 Agustus 2012 at 02:32
entri bahasa Jawa seperti ini membuat saya kangen meski sebenarnya mesti mengerutkan kening untuk mengingat mencari artinya.
kapan mau kopdar? Sudah masuk kerja panjenengan?
SanG BaYAnG
25 Agustus 2012 at 17:41
Hahaha.., ternyata sama mas.., snadyan wong jawa tapi kadang gak mudeng bahasa jawa..