RSS

Sepi Dalam Sebuah Sajak

28 Agu

Sepi Dalam Sebuah Sajak
Sajak : Sang Bayang

Malam menunjukan kelamnya,
ketika sebagian orang lelap dipembaringan,
seolah mati
tak pernah mengerti
kapan air liurnya mengalir.

Di tengah sepi bahagiaku ada,
diantara bahagia
ketentraman kudapat
dibalik jiwa dan hari hari sepi yang bahagia,
sebab bahagia dalam sepi adalah cita.

Sengaja kurengkuh tepi malam,
bukan lantaran pengecut,
bukan mengungsi
pada sepi demi ketentraman
seperti ahli semedi
sedang menggapai secuil nikmatnya surga.

Dalam kesunyian ini getar nadiku menjalar,
mengolah sepi dalam periuk sajak,
ketika sepi tak lagi lari
sembunyi kepuncak gunung,
tempat tempat keramat,
sebab sepi ada dimana mana tempat.

Sepi hanyalah gua bagi jiwa,
tak mencemari otak,
hingga mampu berpaling dari segala urusan
beserta embel embelnya.

Sungguh pasti bisa kau tebak isi sajak,
pada hakikat sepi hidup modern,
dimana tak ada waktu luang
untuk hentikan bunyi bunyi.

Ambarawa, Agustus 2012
(Sajak Sajak Kesepian)

 
 

Tag: , , , , , , , , ,

49 responses to “Sepi Dalam Sebuah Sajak

  1. Tikatiko

    1 September 2012 at 18:13

    sepi itu ketika jauh dariNya :D

     
    • SanG BaYAnG

      1 September 2012 at 18:20

      seperti ahli semedi sedang menggapai secuil nikmatnya surga.

      Sepi hanyalah gua bagi jiwa,
      tak mencemari otak,
      hingga mampu berpaling dari segala urusan (selain tentang keyakinan) :mrgreen:

       
      • Tikatiko

        1 September 2012 at 18:22

        sepi itu waktunya tidur mas :P

         
        • SanG BaYAnG

          1 September 2012 at 18:26

          Tidur itu waktu ngantuk.., kalau ndak ngantuk gimana haiyo..??? :roll: :roll: :roll:

           
  2. cumakatakata

    31 Agustus 2012 at 17:34

    aku tak bisa tidur karena bising
    bising yang ditimbulkan kesunyian
    aku tak lagi bisa membedakan sunyi dan bising

     
    • SanG BaYAnG

      31 Agustus 2012 at 19:15

      Jangan dibedakan mas, marai bingung milih.. wkxkxkx

       
      • cumakatakata

        1 September 2012 at 00:38

        hahahaa….

        bener Mas, awak’e dewe butuh karone….

         
        • SanG BaYAnG

          1 September 2012 at 17:27

          Hnah.., keseimbangan adalah jawabnya.. :mrgreen:
          #masih dalam perkiraan..

           
          • cumakatakata

            2 September 2012 at 07:13

            jawabnya adalah keseimbangan….

             
            • SanG BaYAnG

              2 September 2012 at 07:35

              1 ons lawan 1 ons kah..???

               
              • cumakatakata

                2 September 2012 at 07:38

                iyo sudah, terserah kau….

                 
                • SanG BaYAnG

                  2 September 2012 at 08:34

                  Yowis, karo bolodewe tak murahi seprapat wis..

                   
                  • cumakatakata

                    8 September 2012 at 10:40

                    hahaaaaa…. gak tego aku mas, seper telu ae yo….

                     
                    • SanG BaYAnG

                      9 September 2012 at 06:28

                      Lah.., nek sak munu yo gak sido bati nuh.. wkxkxkxkx :D

                       
                    • cumakatakata

                      9 September 2012 at 11:28

                      halah, karo konco bati lan rugi nomer 3 Mas…

                       
                    • SanG BaYAnG

                      11 September 2012 at 04:43

                      Yowis.., ijoli ongkose wae lah.. :lol:

                       
  3. pena usang

    30 Agustus 2012 at 00:22

    Tapi terkadang sepi yg bikin kita terseret ke bagian diri yg lebih gelap lagi

     
    • SanG BaYAnG

      30 Agustus 2012 at 18:31

      “sepi” dan “kesepian” serupa namun tak sama. Ketika seseorang mampu menciptakan sepi bagi dirinya sendiri maka yang iya dapatkan hanyalah keheningan yang tertuju pada satu tujuan yaitu sebuah keindahan dengan keagunganya.Sementara Kesepian lebih identik dengan pemaknaan kekosongan jiwa tak bertujuan. :)

       
  4. denganpuisi

    29 Agustus 2012 at 00:54

    sepi itu indah,mendekatkan kita oada sang Pencipta

     
    • SanG BaYAnG

      29 Agustus 2012 at 01:12

      Benar sekali.
      Dan dalam keindahan sepi dan kehinganya, semesta bersama kita, ketika menggapai cita sebuah rasa.

      Salam..

       
  5. uyayan

    28 Agustus 2012 at 13:40

    malam ini juga disisni sepi gan…

     
    • SanG BaYAnG

      28 Agustus 2012 at 18:01

      Sama mas..
      Selamat menikmati sepinya malam ini.. :D

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 548 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: