Sebatas Mimpi Tentang Mati
Sajak : Sang Bayang
Ketika rumput rumput kering dimusim kemarau, kidung kidung kematian dinyanyikan. Para ahli filsafat mengolah bathin, sepenuh jiwa berfikir dalam tapa brata.
Asal ingatan kepala, sejak dunia ini mekar, bumi dan langit tak pernah memberi jawaban pasti, tentang apa dan bagaimana mati..???
Dalil-dalil kebenaran diburu, pendapat pendapat di bandingkan, dengan pemahaman mencari tahu, mana yang unggul, atau yang lebih unggul.
Suara suara, benar dan salah berbaur, asli dan palsu menjadi satu. Setawar ilmu mati yang tak pasti, terdengar sumbang, mengadu domba ditawarkan. Seperti bunyi bunyi kaleng ditabuhi, pecahkan gendang telinga anak cucu adam.
Di akhir bosanku menyerah pada kodrat. Seperti janin dalam kandungan, yang tak mengerti, bagaimana hidup ini nanti..???
Dan aku tetap lahir kedunia ini, pada saat kutinggalkan tempat yang gelap, menuju alam terang, memasuki dunia yang kadang aneh dan kacau balau ini.
Ambarawa, Agustus 2012


Negeri Seribu Cinta
30 Agustus 2012 at 16:02
lahirlah
dan
semangaaaattttt
salam bahagia selalu
SanG BaYAnG
30 Agustus 2012 at 18:50
Terimakasih mas..
salam Bahagia juga untuk emas..
cumakatakata
30 Agustus 2012 at 14:30
wes suwe gak dolen rene, rasane piyeeee ngunu….
SanG BaYAnG
30 Agustus 2012 at 18:39
Rasa ayam bawang kah..???
cumakatakata
31 Agustus 2012 at 01:52
rasa bakso kelinci Mas….
SanG BaYAnG
31 Agustus 2012 at 02:02
Ih.., yen masak’e ndak bisa dadi gak enak karena ada aroma apêknya mas..
cumakatakata
31 Agustus 2012 at 02:14
loh??
mosok mas???
tau yo??
SanG BaYAnG
31 Agustus 2012 at 02:23
Sengak..
cumakatakata
31 Agustus 2012 at 02:29
hmmmmm….
apane seng sengak Mas???
SanG BaYAnG
31 Agustus 2012 at 02:55
Aromanya..
cumakatakata
31 Agustus 2012 at 04:11
hmmmmm…..
trus enak’e di apake Mas??
SanG BaYAnG
31 Agustus 2012 at 19:09
Gak sah dibayar..
cumakatakata
1 September 2012 at 00:43
lagian aku loh, gak duwe duwek…
SanG BaYAnG
1 September 2012 at 17:28
Lagian, sopo yo sing takon.. wkxkxkxkx..
cumakatakata
2 September 2012 at 07:10
jiaaaaaaaaaaaah,,,,
memberitahuan mas, oiyo sekalian memberi tahu kl saya menerima infaq dan shodaqoh heheeee
SanG BaYAnG
2 September 2012 at 07:32
Hwakxkxkx.., oke okey.. Tp ntar dulu mas, listrike ben nyala sik.., ki lum bisa siarken..
cumakatakata
2 September 2012 at 07:38
jiaaaaaaah…
pean sak iki nok endi mas?
SanG BaYAnG
2 September 2012 at 08:32
Perjalan ke kaliwungu, trus nanti siang ke rumahe Pak Sawali di kendal mas.
Masuk ke wall FB mas, disana ada no.cell
cumakatakata
8 September 2012 at 10:41
hmmmmm…
maaf mas, kemaren aku mau nanya, posisi mas dimana, kemaren aku maen ke madiun ama ngawi….
SanG BaYAnG
9 September 2012 at 06:29
Di Ambarawa Mas..
Wah.., orang sibuk nie..
cumakatakata
9 September 2012 at 11:29
sibuk banget Mas. hahahaaaaaa
SanG BaYAnG
11 September 2012 at 04:43
Weh.., mantabs..
cumakatakata
11 September 2012 at 09:58
sibuk mikir ate ngejake opo…
Ely Meyer
30 Agustus 2012 at 03:26
pemeran utama dlm sajak di atas siapa ya ?
SanG BaYAnG
30 Agustus 2012 at 18:38
cuma beberapa gelintir manusia yang menempa hidupnya mbak..
yisha
30 Agustus 2012 at 02:39
pedih bangets, kaaaaaaaa………….
SanG BaYAnG
30 Agustus 2012 at 18:37
Tapi gak usah sedih yah..???
pena usang
30 Agustus 2012 at 00:10
Berbau kematian ya gan.. *masih mencerna*
SanG BaYAnG
30 Agustus 2012 at 18:27
Kurang lebihnya seperti itulah Gan..