RSS

Perjalanan Menemui Pak Sawali

06 Sep

Perjalanan Menemui Pak Sawali
Puisi : Sang Bayang

1/5
Malam kukabarkan kepada kawan,
tentang setitik asa bergumpal rindu
meretih basahnya tahun raga tak bersua

mengelupas gantungan setumpuk rindu
beradu didasar kolam kesibukan,
tenggelam dikedalaman samudera
sejernih pikiran, menabur garam dilautan lama.

suara suara kaku berjalan
menyeberang kota diburu detik
mengeja waktu,
memetik luang tak bertepi,
diujung batas kesempatan
raga bertemu menyulam benang benang
misteri dalam ikatan simpul unik dunia
maya dan nyata tanpa pranala.

2/5
Matahari kehilangan taring
dipenggal dingin
menusuk jengkal lekukan raga,
menghujam tebus, merasuk tulang
diselimut mahligai pembaringan
asa membakar tungku perapian.

dua bayangan tak gentar beku
mengusir gigil belenggu kabut,
menyatu langkah membelah tengkuk
gelombang jalanan ular tak berarti.

dihias manja warna warna
memangku bukit tumpukan permadani
sembulan gunung gunung
ramah melambai indah
sepanjang jalan sumowono,
limbangan-mboja.

3/5
menyambung laju sejalan air kaliwungu
tersumbat sebongkah puing selokan dijebol,
semut semut berminyak
lambat, merayap,
dihadang lobang setengah badan.

dua bayangan mencari celah
menyusup pagar pagar bermesin
gerak gerak dibakar
panas matahari jalur pantura.

4/5
setipis ingatan tempat
remang berpadu kilau samar fatamorgana
mengambang dipersimpangan
tak henti melempar kata-kata
keseberang kotak kecil digenggeman

melaju dan terus melaju
dibimbing suara kawan,
jembatan itu adalah jawab
atas kalimat sebuah tanya

dua bayangan menyeberang
ketitik terang, melenggang tenang
berhenti diemperan toko, dekat pohon sengon.

5/5
kembali kukabarkan dekatku yang diam
secepat kijang melompat bayangan biru berkelebat
berputar, satukan dua warna

senyuman senyuman merekah indah
mekar tanpa bunga bunga tangan
beradu jari kepastian tempat tujuan

laju beriringan langkah
syahdu, telusuri tiga tikungan
jalan-jalan perumahan membuka layar
ingatan, beberapa tahun lalu
aku pernah kesini.

kini, datangku mengulang peristiwa
menemui seorang kawan
juga guru sastra untuk semua.

*September 2012*

 
32 Komentar

Ditulis oleh pada 6 September 2012 in Jalan Jalan, Puisi, Sajak, Sajak Berantai, Syair

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

32 responses to “Perjalanan Menemui Pak Sawali

  1. Alris

    5 Oktober 2012 at 13:48

    kok gak ada foto pak Sawali, mas. :)

     
  2. prih

    8 September 2012 at 21:04

    Kebahagiaan Pak Sawali sang guru adalah sapaan mitra didiknya.
    Panorama Sumawana ke Mboja sungguh indah. Selamat berkarya

     
    • SanG BaYAnG

      9 September 2012 at 06:32

      Hehehehe.., iya.., indah memang.. :D

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 548 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: