RSS

Sajak-Sajak Gagal

28 Okt

Sajak-sajak gagal ketika kata sinonim berperan aktif,temaku lari terbirit-birit mengungsi di pengasingan.
Kataku ironis tanpa jawab oleh teka-teki pagi dan mati di telan bumi dalam kata yang terselubungi.

Syairku benar-benar repot,sibuk dengan gagasan masa depan,terpuruk dalam kenangan,masa lalu menghantui barunya jaman yang masih tetap seperti dulu.

Setahun berlayar mengayuh dayung,bersampan bentangkan lembaran-lembaran baru,namun masih berlabuh di sini dan tertambat di tonggak-tonggak kuno bandar pelabuhan.

Syairku sekedar teks imaji di tuntut oleh impresi,tak mampu mendekati intuisi yang sintetis,tak lentur selembek bubur,tak kenal akrab dengan yang namanya puisi,tak bertitik tolak ataupun berkaca pada cermin rupa-rupa puisi.

Kemampuanku tak harus menyatakan universal kebenaran,wujud imajinasiku berupaya kreatif untuk mengukir topeng-topeng kata,mengacu pada luasnya pengertian sebagai jembatan tafsir terselubung dalam kata walau tanpa jiwa.

Syairku gagal mengganti laporan atau berita koran,untuk menguak sebuah misteri,hanya menyentuh muka kesadaran,seperti liputan televisi yang di kutip hari ini dan semenit lagi pasti akan berganti.

Komunikasi imajiku berusaha menggema dalam jiwa,menempel di dinding nurani dan pikiran dengan warna-warni lukisan,indah menyentuh rasa dengan andalan kanvas kekuatan kata,bentangkan pesona tabu dan buta kehilangan sukma.

Kuku tanganku mengoyak kata tanpa tinggalkan bekas kesan di dimensi baru,berkata keras dan lugas melewati insting-insting sinting dengan frase emosi kering dan hampa kehilangan jiwa.

Tanpa nilai sastra kusampaikan keunikan pesan moral dan kritik sosial,ketika karakter otonomku tak mampu berdiri sendiri,di kuasai sinonim berjubal-jubal antri mengganti kata-kata condong,hingga yang kau dapat di sini hanyalah kosong..,kosong..dan kosong..

Sajaku gagal tersirat di balik makna,tak mampu cerminkan bayangan manusia,sosoku hilang dalam perumpamaan,tak tampak di cermin masa lalu,masa kini ataupun masa depan dalam narasi liar sajak-sajak gagal.

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Oktober 2009 in Sajak, Syair

 

Tag: , ,

12 responses to “Sajak-Sajak Gagal

  1. hari ini

    30 Oktober 2009 at 13:43

    ufff…durung mari moco
    iseh bersambung

     
    • SanG BaYAnG

      31 Oktober 2009 at 19:24

      Ndang di sambung ambi rapiah disek nek nu.. ckxkxkxkxkx..

       
  2. MasEDI

    29 Oktober 2009 at 18:35

    Hmmm, syairnya puitis n romantis banget mas, bikin wanita-wanita dijamin klepek2 baca blog iniπŸ˜‰

    Salam kenal… Salam Blogger…

     
    • SanG BaYAnG

      31 Oktober 2009 at 19:22

      Salam blogger jua Mas..
      Puisi ini biasa aja kq mas..,soale maseh belajar..πŸ™‚

       
  3. budisan68

    29 Oktober 2009 at 17:31

    sekarang dah malam cuci kaki, cuci tangan terus bobo…ya manis…. gak usah berapi-api, sing slow wae ngadhepi kahanan

     
  4. budisan68

    29 Oktober 2009 at 17:29

    bayangan gak muncul karena gak ada cahaya, sesuk awan mesti muncul..wis to percoyo’o aku

     
    • SanG BaYAnG

      31 Oktober 2009 at 19:19

      Iyo..lah..iyo.. *mak..pecungul..* ckxkxkxkx..πŸ™‚

       
  5. kacang

    29 Oktober 2009 at 08:56

    pretomaxxx….πŸ˜€
    ape moco rung sempet…
    luwe…garai moto klemun2…*,*

     

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: