RSS

Maling Dan Koruptor | -Sung-Sang

02 Okt

Hiruk-pikuk kendaraan di sepanjang jalan Semarang-Jogja tak mampu mengalahkan gaduh pengunjung mall setia budi,golongan atas atau bawah semua sama,tak peduli kaum kere ataupun perlente toh tujuan mereka cuma satu..,yaitu untuk berbelanja.

Sementara yang saya lakukan bersama Kang Sung cuma duduk sambil ngopi di sebuah warung seberang jalan. Pemandangan ini memang terlihat kontras..,namun apa daya ketika ati karep banda cupet. Dengan segelas kopi dan sebungkus rokokpun sudah cukup bagi kami untuk bersyukur ketika menikamati nuansa akhir pekan,karena cuma itulah yang kami bisa.

Keributan kecil terjadi di dalam mall dan sudah menjadi watak ndableg kami yang masa bodoh dengan barbagai macam keributan atau enggan turut campur masalah orang lain. Alhasil..,keributan itu tak sedikitpun mengusik obrolan malam di warung kopi.

“Kamu lihat sendiri kan..,bahwa tempat yang bagus bukan jaminan untuk sebuah kenyaman..???” celetuk Kang Sung.

“Iya Kang..,namun setidaknya orang akan memandang dengan nilai lebih pada tempat atau keadaan yang lebih baik” jawabku.

Tiba-tiba sebuah Mpv hitam melintas dan parkir di halaman mall.

“Oh..,rupanya Pak Edy mau berbelanja” kata Kang Sung yang pandanganya tak lepas dari sebuah toyota alphart di halaman parkir.

“Loh..,bukanknya dia sedang tersandung kasus korupsi” kataku menurut kabar burung yang sering menjadi subjek pembicaraan banyak orang pekan ini.

“Kayaknya sih” jawab kang sung.

“Kq ada di sini..???” sambungku pelan.

“Itulah hebatnya ahli korupsi di negri bayangan ini” sambil mengarahkan telunjuknya ke bawah bah penceramah.

“Seperti katamu tadi..,orang akan memandang dengan nilai lebih pada sebuah keadaan yang lebih baik,mungkin karena Dia pejabat maka penegak hukumpun menjadi sungkan untuk bertindak lantaran pandangan lebih itu tadi,jadi tak mengherankan bila dia tetap sebebas ini meski dalam status terdakwa korupsi” Lanjut Kang Sung ketus.

“Kenapa kq tidak langsung di tangkap dan di penjarakan saja..???” tanyaku singkat.

“Memangnya maling..,yang mudah di tangkap lantas di gebuki.” jawab Kang Sung nyleneh.

“Ini koruptor Sang..,jadi tak semudah itu menangkap dan mengadilinya” jawaban Kang Sung memperjelas.

Benar juga kata Kang Sung..,sudah menjadi kebiasaan orang melakukan tindak korupsi bila merasa tidak bersalah atau pura-pura tak bersalah,apalagi di dukung gerombolan dan faktor dukungan lain yang membuat kasus korupsi di negri Bayangan ini sering kali bah sembelit,coba kalau mereka semua mau jujur dan mengaku,sepetinya penjara pasti akan penuh.

“Lantas apa bedanya maling dan koruptor..,mereka kan sama-sama merugikan..???” tanyaku lagi.

“Maling adalah orang yang mengambil milik orang lain dengan sembunyi-sembunyi atau dengan cara mencuri dan biasa di lakukan secara individu,sedangkan kerugian yang di timbulkan biasanya berupa materi atau harta benda” Kang Sung mulai ngoceh.

“Koruptor itu orangnya..,sementara korupsi biasa di artikan sebagai perilaku merugikan yang mengandung pengertian penyalahgunaan yang menyimpang” Penjelasan Kang Sung yang sulit ku mengerti.

“Perilaku..” sahutku manggut-manggut “Lha terus..,bentuk dan yang melakukanya..???”

“Wujud dari perilaku korupsi itu mencakup berbagai bentuk dan teknik yang digunakan oleh seseorang atau kelompok yang terlibat di dalamnya..,bentuk perilaku korupsi dapat berupa perilaku yang sederhana sampai yang sangat kompleks,sementara kelompok yang melakukan tindak korupsi juga beragam,lapisan bawah hingga lapisan atas atau dari berbagai profesi bisa saja melakukan tindak korupsi” ungkap Kang Sung yang mirip-mirip dosen sosiologi.

Bicara perilaku..,secara awam korupsi memang di artikan sebagai hal yang menyimpang,sehingga di anggap selalu memberi dampak negatif,padahal pada kenyataanya tindakan korupsi tidak hanya berfungsi negatif tapi juga dapat berfungsi positif,sebab dengan terpenuhinya standar struktur sosial tertentu dapat mendorong terjadinya bentuk perilaku korupsi berdasarkan fungsionalisme struktural,teori konflik dan interaksionisme simbolik meski secara tidak langsung.

“Wah..,ternyata susah-susah gampang mikirin korupsi” sahutku nggobloki.

“Gampang sih tidak..,tapi kalo susah itu pasti..,lagian siapa sih yang suruh kamu mikirin korupsi” balas Kang Sung nylekit.

“Iya..,ya..,siapa suruh” sambungku dengan muka bengong.

“Memang tidak ada yang nyuruh dan tidak ada untungnya bagi kita bila bicara soal korupsi..,tapi bukan berarti tidak menjadi urusan dan tanggung jawab kita,tindak korupsi itu sebenarnya menjadi tanggung jawab kita bersama sebab bila korupsi di negri ini terus berlangsung maka kita juga yang rugi” lanjut Kang Sung yang makin membuatku linglung.

Ealah..,meng-iyakan salah..,tidak meng-iyakan juga salah..

Kalau di pikir-pikir benar juga..,lagian siapa suruh mikirin korupsi toh sudah ada pihak yang mengurusi,kita ini wong cilik,daripada susah mikirin korupsi mending mikirin bagaimana besok bisa menanak nasi.

Walau demikian bukan berarti kita lepas tangan begitu saja,sebab tindak korupsi kapan saja bisa terjadi bahkan dalam sekala terkecil sekalipun di lingkungan kita.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Oktober 2011 in Selayang Pandang

 

Tag:

4 responses to “Maling Dan Koruptor | -Sung-Sang

  1. H Onnie S Sandi SE

    23 Juli 2012 at 04:13

    Koruptor ini penyakit kronis bangsa ini,…yg lucunya pelaku korupsi rata2 orang pintar cuma ga punya moral….Salam sukses

     
  2. minister ndru

    17 Oktober 2011 at 01:18

    baik maling ataupun koruptor sekarang sudah berwajah lain..memanfaatkan yang ada

     
    • Sang Bayang

      21 Oktober 2011 at 17:43

      Mungkin itu yang di sbut aji mumpung ya mas..???😀

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: