RSS

Sajak Dan Puisi Dalam Mimpi

15 Sep

Sajak Dan Puisi Dalam Mimpi
Sajak : Sang Bayang

Tirai malam diturunkan, menabur hitam cakrawala, disudut kota terlena, rinduku memetik bulan.

Melintas waktu serakit bambu, meniti buliran air menuju tempat persinggahan, berjalan lewati titik hitam membiru, dipancang sebatang galah keyakinan.

Terjebak gejolak bertarung dengan buah cipta manusia, di belenggu semu, bersimpuh menghadap keagungan masa.

Gontai langkah langkah berpacu menyergap mimpi, berlari dari pematang kampung halaman, menyusuri jalan jalan panjang bercahaya, tinggalkan purnama memanggul janji tak pasti.

Kala lampu lampu mulai menyala, taman yang dulu pernah menjadi mimpi, menghias diri, bersolek ditepi malam, memoles gincu warna warni melumat hari.

Sementara aku serupa bendera duka, berkibar setengah tiang, terhenti ditengah tengah keraguan, tak pernah menggapai ujung galah kemampuan. untuk berkibar, kumandangkan seribu panji satu nama.

Malam cekungan mataku lebam, menatap gerumbulan asa, tak lagi bertautan dengan lembah bersemayamnya jiwa.

Dalam sajak kukenang pematang, dimana raga kecilku berkawan dengan lumpur, mendengar akrab dendang gending panandang dari atas garu kayu, seiring lenggang kerbauku tenang.

Melalui bait bait puisi sempit, kubangun mimpi menyambung lidi tak bertali. jinakan kilau jeratan mata, mengurai patahan patahan lidah.

Hingga kutemui sajak dan puisi dalam mimpi yang sepi, dikerumuni racau tak bertepi, membuatku sadar bahwa pada halaman ini, aku telah bermimpi.

Tentang jerami dan lumpur sawah, di kampung halaman.

*Sajak Dan Puisi Dalam Mimpi*
Ambarawa, September 2012

 
33 Komentar

Ditulis oleh pada 15 September 2012 in Prosa, Puisi, Puisi Cinta, Sajak, Sajak Sajak Kesepian, Syair

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

33 responses to “Sajak Dan Puisi Dalam Mimpi

  1. Katrina

    6 Oktober 2012 at 01:24

    hmm…pertamanya..
    saya tertarik pada foto lukisan itu..ada ceritanya yang tersendiri…

    semakin saya baca ulang..meng-imaginasikan suasana itu..ternyata saya gagal memahami jalan cerita ini…
    sepertinya ada beberapa watak disini, sekurang2nya 2…(maaf kalau saya salah)

    tetapi,
    sebuah susunan bait yang bagus..
    walau sedikit melarut dalam rasa…
    bercampur baur..

    *tersenyum bila semuanya adalah sebuah mimpi…😀

     
    • SanG BaYAnG

      6 Oktober 2012 at 03:04

      Iyah mbak fokusnya pada si wanita, namun disana kita dapati dua sisi gelap dan terang. Juga adanya sebuah bulan sabit dan bulan sempurna.

      Coba diprosakan mbak. Misalnya seperti pada “Kumbang Mengecup Malam, Mengupas Asa Yang terlunta, Malam Tak Lagi Menyimpan Air Mata” Mudah-mudahan penempatan baitnya pas dan ketemu ada berapa karakter pada posting ini..hehehe..

      Terimakasih banyak loh Mbak Katrina..😉

       
  2. pena usang

    15 September 2012 at 21:40

    Selalu bermakna mas. Tampak jelas kalo mas.nya disini seorang penyuka sepi yg sedang diliputi ragu. Hayoo

     
    • SanG BaYAnG

      16 September 2012 at 01:21

      Keraguan kadang memang selalu muncul sebagai musuh yang harus dilawan mas. sementara didalam sepi itu sendiri membuatku bisa menikmati waktu ketika mencangkul imaji..:mrgreen:

       
  3. yisha

    15 September 2012 at 14:44

    bingung……….. 😕

     
  4. Sang Dewi

    15 September 2012 at 10:57

    resepnya apa ini mas?

     
    • SanG BaYAnG

      16 September 2012 at 01:17

      Garam secukupnya dengan cabai dan cuka agak banyakan..:mrgreen:

       
      • Sang Dewi

        16 September 2012 at 07:58

        kayak mau bikin acar hehee

         
        • SanG BaYAnG

          17 September 2012 at 01:22

          Hahaha.., renyah malahan..😆

           
  5. H Onnie S Sandi SE

    15 September 2012 at 10:28

    Wow…keren abis….

     
    • SanG BaYAnG

      16 September 2012 at 01:16

      Hehehe.., terimakasih sekali Om..
      Gimana kabarnya sekarang..???😀

       
  6. cumakatakata

    15 September 2012 at 08:07

    iki maksudte opo Mas?
    bedane atas sama bawah apa???

    tak teliti perkata yo tibakno podo…

     
    • SanG BaYAnG

      15 September 2012 at 08:21

      Hahaha.., namanya juga sedang ngimpi mas..😀

      *Puisi, puisi prosa ataupun sajak, sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya tampilan, penempatan kata dan pemadatanya saja yang kadang tampak mencolok.
      Apapun tampilanya, yang penting lumayan untuk perbandingan bagi saya yang sedang belajar nulis mas:mrgreen:

       
      • cumakatakata

        16 September 2012 at 13:27

        iyo wes aku manut ae… heheee

         
        • SanG BaYAnG

          17 September 2012 at 02:41

          Ngunu yo apik.., tapi nek njegur sumur sampean ndisik yah..:mrgreen:

           
    • Sang Dewi

      15 September 2012 at 10:58

      podo podo mumet heheee..

       
      • SanG BaYAnG

        16 September 2012 at 01:15

        Podo kurang pil..wkxkxkx..:mrgreen:

         
        • cumakatakata

          16 September 2012 at 13:27

          pile karek sitik mas, eman ate di ombe…

           
          • SanG BaYAnG

            17 September 2012 at 02:42

            Ganti herbal ae nek nu..😀

             
            • cumakatakata

              17 September 2012 at 03:05

              rencanane ngunu Mas, maeng wes nguduh mengkudu, sirsak karo mangga muda….

               
              • SanG BaYAnG

                17 September 2012 at 03:13

                Lombok ro kacange sing rodo akeh “Mak Nyus” #huh hah huh hah..😆

                 
                • cumakatakata

                  17 September 2012 at 03:43

                  hahahaaaa…
                  ngunu yo sampean maksud iki… heheheee….

                  lombok 7 ae yo Mas…

                   
                  • SanG BaYAnG

                    17 September 2012 at 03:50

                    Iku yo tombo mas.. #tombo pengen..wkxkxkxkx

                    Nek gak ngangge timun dan bengkoang 7 wis cukup😀

                     
                    • cumakatakata

                      17 September 2012 at 05:12

                      wah, ahli rujaan iki….

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 September 2012 at 01:28

                      Sekedar seneng rasane..😀

                       
                    • cumakatakata

                      18 September 2012 at 09:36

                      lek uduk rasane opo seng digoleki Mas??? roso adalah segalanya heheheee

                       
                    • SanG BaYAnG

                      19 September 2012 at 02:18

                      Wah.., nek soal roso gak iso mbablas kih. #ungil..😀

                       
                    • cumakatakata

                      19 September 2012 at 02:42

                      yes, menang

                       
                    • SanG BaYAnG

                      19 September 2012 at 02:45

                      Drijine gak oleh utik-utik lo ya..😀

                       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: