RSS

Tak Ada Perpisahan Yang Layak Di Sesali

10 Okt

Tak Ada Perpisahan Yang Layak Di Sesali
Lirik Prosa : Sang Bayang

Malam mengabarkan berbagai kisah diantara mimpi-mimpi menjuntai. Penuhi setiap jengkal isi kepala tanpa bisa temukan rahasia dibalik semesta. Menuntun onggokan suka duka datang—bergantian penuhi ruang kamar setiap detil imaji. Hadir bersama bayangan-bayangan baru—melekat erat didinding tanpa penyekat. Seolah menyeret dan mengikat sebagian jiwa—hingga tak mampu lagi berkelana. Kemudian menyergap dan menyekap dalam gelap—membuatku terkurung dalam tanda tanya—dimanakah kiranya aku berada. Sementara aku hanya bisa menebak—diantara dua tebing pikiran tanpa jembatan—yang bisa membuatku terjungkal, ketika melangkah.

Mungkin harus kutegaskan dalam goresan-goresan. Diantara rindu yang tak lagi membelenggu—seiring berlalunya kisah tanpa ikatan sumpah. Walau harus ada duka diantara kita, biarlah air mata berpesta untuk menyembuhkan luka. Menganggap semua bagai pengalaman getir—yang bergulir dalam ingatan dan kenangan pikir. Sebab kita hadir layaknya seorang musafir—kemudian pergi tiada yang membebani. Dan jika suatu saat nanti kau lintasi tempat dimana kita pernah penuhi janji—kuharap kau masih ingat dengan sepenuh hati. Bahwa disitu masih ada jejak—dimana dulu kita tempuhi hari yang tertulis dalam bait bait puisi. Tentang hubungan dua anak manusia—yang pernah dimabuk asmara dan tak layak untuk kita sesali perpisahanya.

Ambarawa, Oktober 2012

 
29 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Oktober 2012 in Prosa, Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

29 responses to “Tak Ada Perpisahan Yang Layak Di Sesali

  1. violetcactus

    15 Oktober 2012 at 12:41

    saya rasa, pertemuan itu bisa saja tidak terduga, tapi perpisahan di dunia adalah pasti (akan) terjadi.

    semoga ada pelajaran yang bisa didapat dari setiap peristiwa…

     
    • SanG BaYAnG

      16 Oktober 2012 at 01:59

      Amiin.., semoga saja ada hikmat di balik peristiwa yang kita alami..😀

       
  2. katrinaedwards

    14 Oktober 2012 at 23:57

    perpisahan memang menyakitkan tetapi benarlah..untuk apa disesali..itu yg terbaik mungkin..dan mungkin akan ada yang lebih baik untuk kita…

    semoga aja yaa..🙂

     
    • SanG BaYAnG

      15 Oktober 2012 at 02:04

      Amiin.., semoga selalu ada hikmah dibalik tiap penderitaan yang kita rasakan..😀

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: