RSS

Selayang Pandang Mantra Pengikat Sukma

18 Okt

Selayang Pandang Mantra Pengikat Sukma
Oleh : Sang Bayang

Mantra Pengikat Sukma.
Begitulah judul puisi mantra yang sempat tertulis dalam blog ini. Memang terlihat janggal bila sepintas melihat judul dan tag yang tertera. Karena kejanggalan itulah, maka kali ini penulis mohon ijin untuk mencoba sedikit menjelaskan agar tidak terjadi kesalah fahaman dari buah keisengan. Sekali lagi, ini hanya iseng. Jadi tidak ada maksud untuk menghina, melecehkan atau menjatuhkan pihak lain, terutama hal-hal yang menyangkut kepercayaan, sebab penulis juga tidak ingin bermain-main dengan keyakinan. Ini hanya lelucon, sama sekali tidak ada niat untuk mengacak-acak dunia sastra yang selama ini telah tertata rapi dan indah dimata penikmatnya.

Seperti yang kita tahu. Secara rasional, puisi tetap puisi dan mantra memiliki tempatnya sendiri berdasarkan fungsi. Sedikit mengutib keterangan tentang puisi mantra yang dikenalkan pertama kali oleh Sutardji Calzoum Bachri dan dikategorikan dalam puisi kontemporer ini. Puisi mantra memiliki ciri atau mengambil sifat dari mantra. Sedangkan mantra dibuat agar dapat menimbulkan akibat. Mantra juga berfungsi sebagai penghubung manusia dan dunia mistis (misteri), serta memiliki khasiat (kemanjuran) dari perintah yang diucapkan dalam tiap untaian bait syairnya. Tentunya ini juga tidak sepadan jika dibandingkan dengan syair “Mantra Pengikat Sukma” yang hanya lelucon konyol.

Langsung saja kita buka berlahan agar jin dan setan tidak lari ketika dikebiri. “Mantra Pengikat Sukma” pada judul, mungkin tak seperti layaknya mantra yang diagung-agungkan dengan fungsi dan kekuatanya, sebab disini penulis hanya memandangnya sebagai syair. Tentunya syair yang dianggap layak untuk ditulis walau cuma iseng. Sedang “Pengikat Sukma” hanyalah sedikit pengejawantahan bagaimana perjalanan sepiritual seseorang yang mencoba mengikat (mengendalikan) sukmanya sendiri (andai bisa) dengan tujuan agar tetap waspada. Waspada dalam arti tidak melupakan hakikat (pengertian) sukma itu sendiri.

Melangkah ke bait pertama dengan kata “Dung glundang glundung // segelintir raga berkalung sarung // tidur nyenyak menggelundung”. Begitulah kiranya cara penulis mengungkapkan segelintir raga yang tergolek seperti batu kerikil atau sepotong kayu yang menggelundung begitu saja ketika meringkuk berkerudung sarung. Terlelap tidur yang tidak pernah mengetahui kapan mulai terlelap seperti tak pernah diketahuinya kapan air liurnya keluar. Dan andai saja ia melihat raganya ketika dalam keadaan tertidur, mungkin akan jelas sekali, bahwa segelintir raga itu tak lebih berharga dari sebuah kelapa yang semakin tua makin memiliki banyak santan. Sebab sebujur bangkai hanya layak untuk dikuburkan.

Diantara lelap, seseorang telah serupa meninggalkan jasad, itulah yang terlihat. Disisi lain ada Dzat Maha Dahsyat yang tak pernah kenal sekarat dan selalu terjaga. Sementara, ketika malam menjadi waktu yang tepat bagi umumnya manusia untuk tidur. Malam juga di identikan dengan misteri berbagai klenik pada saat-saat tertentu, missalnya seperti sakralnya malam jum’at yang disebutkan pada bait kedua. Bahkan sebagian orang meyakini, apabila banyak berdoa pada malam-malam tertentu dibarengi dengan puasa atau tirakat dalam bentuk lain, akan mampu membangkitkan kekuatan magis dahsyat yang digambarkan pada kata “mati cacing kremi kian hebat berkhasiat”. Dan perlindungan-perlindungan lain juga akan muncul dalam wujud seumpama bekingking (Jenis siput/bekicot berwarna kuning dengan kulit cangkang luar didominasi warna putih bergaris coklat) melindungi dirinya dari bahaya yang mengancam.

Perlindungan yang dimaksudkan tentunya bukan sekedar gangguan luar (baca : fisik), tapi juga dari gangguan makhluk halus atau yang bersifat halus semacam teluh, tenung dan sebagainya. Adai kita berfikir waras tentunya hal ini tidak masuk akal. Namun percaya tidak percaya, hal serupa masih dapat kita temui dalam kehidupan yang dibilang telah modern ini. Dan bukan omong kosong bila hal tersebut bisa dilihat dengan mata telanjang, bahkan tanpa ritual sekalipun. Sebab jarak alam manusia dan alam lain, seolah begitu dekat tanpa penyekat dan jauh tanpa jarak tempuh. Bisa diarungi (bagi yang mampu) dalam sekejab waktu, namun juga tidak terjangkau logika.

Pada bait terakhir, penulis menggunakan istilah “Dam, Dem, Dum”. Ini bukan doa ataupun mantra, tapi sekedar pengungkapan akan detak hakikat penyatuan, dalam arti semangat dan pemusatan pikiran dari dua puluh lima unsur wadak (halus dan kasar) manusia. Meski pada dasarnya, manusia memiliki tujuh cakra yang dapat disatukan untuk membangkitkan suatu kekuatan, disini penulis hanya mengambil dari sisi riwayat kepercayaan masyarakat suatu daerah (tidak boleh disebutkan) yang memiliki keyakinan tiga kunci hakikat penyatuan yaitu “Manusia-Ruh-Tuhan”, dimana alam juga turut berperan sebagai pembantu terciptanya khak dengan keseimbangan diantara hidup dan lingkungan alam sekitarnya.

Sebagai penutup kalimat “siang raga direncah dunia, malam tentram tanpa nujum”. Begitulah kiranya, ketika seseorang melakukan berbagai aktifitas siang hari yang kadang harus memeras tenaga, harapanya tak lain hanyalah tentram dikala malam menjelang. Ketentraman yang mutlak tanpa harus diramal (nujum) dengan berbagai perhitungan esok, lusa atau kapan. Sebab selama hidup didunia, manusia tak pernah mengerti secara pasti bagaimana setelah kehidupan ini nanti. Hidup manusia tak ubahnya seperti bayi didalam kandungan yang tak pernah mengetahui bagaimana ia hidup didunia nanti, namun tetap terlahir juga. Hidup adalah hidup yang berasal dari Dzat Yang Maha Hidup. Hidup bukan sesuatu yang harus dieja-eja dengan berbagai alasan. Hidup bukan untuk dilawan, tapi untuk dipeluk dan dijalani. Hidup tak pernah berpisah dengan hakikat Dzat Yang Maha Dahsyat. Sedetikpun, bahkan dalam tiap desah nafas, hingga berhenti dan untuk selanjutnya tetap tidak berpisah. Kecuali akal yang dengan sengaja memisahkan diri dan mengingkari nuraninya sendiri.

“Rahayu ing saben sipat jalma.”
“Sinung mulat amiyarsa puji jati tan emong ing jelab diri.”

 
45 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Oktober 2012 in Bedah Kata, Selayang Pandang

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

45 responses to “Selayang Pandang Mantra Pengikat Sukma

  1. hasannote

    13 April 2013 at 01:53

    Aku ngeri dengan mantra..salam kenal.

     
    • SanG BaYAnG

      14 April 2013 at 01:55

      salam kenal kembali Mas.
      Semoga ada tabir yang terbuka atas kengerian dari mantra itu sendiri ya Mas.

      Terimakasih banyak atas apresiasinya Mas Hasan..🙂

       
  2. kangyaannn

    18 Oktober 2012 at 11:02

    saya gak paham masalah mantra gan Bay…
    jadi di komen terdahulu ya begitulah komenya hehe….

     
    • SanG BaYAnG

      19 Oktober 2012 at 01:45

      Sama Kang.., saya juga ndak paham. Tu makanya, saya coba buat mantra saja biar ndak bingung..:mrgreen:

       
  3. nengwie

    18 Oktober 2012 at 06:41

    Sebagai makhluk-Nya, saya hanya mampu berharap agar setiap helaan nafas, setiap niat, setiap ucap setiap langkah selalu dalam bingkai ridho-Nya, meski sungguh disadari terkadang lebih sering diri ini hilaf… Astaghfirullah…
    Tulisan yg indah.. Jazakalloh khoir sudah berbagi.

     
    • SanG BaYAnG

      19 Oktober 2012 at 01:38

      Subkhanallah.., semoga berkah dilimpahkan untuk kita semua.
      sama sama Mbak. Terimakasih..

       
  4. katrinaedwards

    18 Oktober 2012 at 01:49

    apapun, setiap sesuatu ada kebaikan dan keburukannya..
    tinggal kita yang menentukannya..

    *wise and true..

     
    • SanG BaYAnG

      18 Oktober 2012 at 01:52

      Iyah.., segala sesuatu dilakukan tentu juga ada maksudnya.

      *bijaksana dan benar..???🙄

       
      • katrinaedwards

        18 Oktober 2012 at 01:54

        bijaksana dalam melakukan sesuatu dan benar mengikut garis yang telah ditetapkan oleh agama kita masing2…

         
        • SanG BaYAnG

          18 Oktober 2012 at 01:56

          Hmm.., bijaksana sekali kata-katamu Mbak.. #sungguh terkagum aku..🙂

           
          • katrinaedwards

            18 Oktober 2012 at 01:58

            terima kasih…
            saya juga masih kurang.. banyak harus belajar…

             
            • SanG BaYAnG

              18 Oktober 2012 at 02:03

              Sips..
              Semua orang juga memiliki sifat kurang dan akan terus belajar, karena itu sudah menjadi sifat wajib manusia (yang mengakui). hehehe..🙂

              Jam segini kq belum tidur Mbak..???:mrgreen:

               
              • katrinaedwards

                18 Oktober 2012 at 02:07

                belum boleh nk tidur..hehe
                tapi ilham untuk nk tulis diblog juga masih belum datang nih..hehehe

                 
                • SanG BaYAnG

                  18 Oktober 2012 at 02:10

                  Loh.., mau nulis kenapa mesti nunggu ilham. kalau si ilham ndak datang gimana hayo..???😛

                  Eh disitu jam berapa..???

                   
                  • katrinaedwards

                    18 Oktober 2012 at 02:17

                    sekarang jam 2.20pagi waktu Kuala Lumpur🙂

                    itu..sudah ada post baru..kutipan nasihat dari teman2..

                    *ilham pasti datang bila kita berkehendaki…insyaAllah

                     
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 02:22

                      Oh.., waktu kuala lumpur. Berarti perkiraan saya gak salah dunk, kalau posisi Embaknya ini sedang tidak di Indonesia..😀

                      O..iya Mbak. Blognya embak, kalau dibuka dari tempat saya kq ndak bisa kenapa yah..??? #sudah berhari-hari loh..

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 02:25

                      katrinayusof.wordpress.com

                      cuba ya..cuma blog saya masih sangat baru..yang lamasudah saya hapus…
                      mohon tunjuk ajar..

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 02:26

                      Saya asli Malaysia walau ibu saya dari UK..🙂
                      Almarhum ayah orang melayu Malaysia🙂

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 02:44

                      Sudah terbuka. dengan link http://katrinayusof.wordpress.com/. namun link yang tersebar masih memakai http://katrinafarahdianayusof.wordpress.com/.
                      Bila masih ada pada satu user, biasanya perlu mengatur (mengganti) blog utama atau mengganti link dalam kolom komentar.

                      Kita belajar sama-sama saja. Soalnya saya juga masih belajar kok.😀

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 02:48

                      sebetulnya saya baru pertamakali bikin blog..hehehe banyak yg salah..mohon bantuin yaa🙂

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 02:54

                      Siaps.., selama saya bisa bantu, pasti akan saya lakukan untuk Na.😛

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 02:56

                      terima kasih SangBayang..(ntah gmn mau manggil yg benar)

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 02:58

                      Sama sama Na.
                      Panggil saja Sang atau Bayang. Semua teman blogger terlanjur biasa memanggil saya dengan sebutan itu..hehehe..😀

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:00

                      saya panggil SB aja ya..😀

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:01

                      iya.., ada juga kok yang manggil gitu..hehehe..😀

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:03

                      Ya udah..SB aja mulai dari sekarang ya..:D

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:04

                      Okey.., SB siap menyapa:mrgreen:

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:06

                      terima kasih SB sudah menemani pagi saya😀 saya senang..

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:12

                      Sama.., sama Na. Saya juga senang berteman dengan dikau..😀

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:13

                      dan pagi ini akupun tersenyum senang…🙂

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:15

                      Begitu juga senyumku yang mewarnai pagi dengan senang hati..😀

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:17

                      Alhamdulillah…😀

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:21

                      Alkhamdulillah..
                      Semoga segala puji kan terlimpah juga untukmu Na.

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:22

                      segala puji hanya buatNya..
                      duhh saya makhluk kerdil…

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:27

                      Emm.., hebat kamu Na. Kerendahan hatimu tak perpancing dengan pujian.. #salut..

                      Semoga kebahagiaan selalu dilimpahkan Tuhan untukmu.

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:29

                      Aamiin..terima kasih untuk doanya…😀

                      sesungguhnya Na memang makhlukNya yang kerdil, masih banyak kekurangan namun tetap bersykur dengan segala kurniaanNya..

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:35

                      Bukankah semua manusia itu sama Na. Semoga dengan kerendahan hati dan rasa syukur, kita kan selalu bisa menikmati setiap jengkal kebahagian walau tersemat diantara cobaan..🙂

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:40

                      secara fizikal, manusia beda mas SB
                      yang membedakan kita adalah kualiti diri dan bagaimana kita membawa diri kita dalam masyarakat..
                      Na bukan pandai, tapi pesan almarhum ayah jadi pedoman..insyaAllah😀

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:44

                      Waow.., bijaksana sekali almarhumah ayah Na.
                      Betapa bahagianya memiliki seorang ayah seperti yang Na miliki.

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:47

                      sekarang sudah lebih setahun ayah Na pergi..
                      satu kehilangan yang besar buat Na, mama dan adik2..

                      tapi Na yakin..Allah lebih menyayanginya..semoga ayah tenang dan bahagia disana..Aamiin

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:53

                      Amiin..
                      Jadi ikut sedih.. #gak bisa ngomong.😦

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:55

                      🙂 Na sudah redho dengan pemergian ayah…

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:57

                      Syukurlah.., semoga dengan keridhoan Na, akan membuat ayah semakin bahagia disana..🙂

                       
                    • katrinaedwards

                      18 Oktober 2012 at 03:58

                      Aamiin..insyaAllah..:)

                      terima kasih mas SB …

                       
                    • SanG BaYAnG

                      18 Oktober 2012 at 03:59

                      Sama sama Na.

                       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: