RSS

Celoteh Di Sudut Pagi

21 Okt

Celoteh Di Sudut Pagi
Cerita Ringan : Sang Bayang

Kelembaban malam berangsur meninggalkan kelam. Kokok ayam pelung disamping rumah, pamerkan lengking panjang yang membuatku sadar, bahwa hari telah beranjak pagi. Sedang keinginan tetap bersama Toshiba-MK yang setia menemani hari, enggan terusik.

Diantara detik yang tak pernah berhenti mematik, membuat resahku tampak mulai menunjukan galaunya ketika menyambut pagi, seolah tak mau sedikitpun kehilangan pekat.

MahabharataSementara udara dingin masih tertahan oleh jendela kaca diluar. Waktu terus melaju tanpa bisa kutahan. Sabtu malam telah menjadi Minggu dini hari. Dan aku tetap tak mampu berlari dari sebuah kenyataan yang tak henti memburu desah nafas. Membawa diriku dalam sebuah lingkaran yang tak bersudut dan tepi.

Hanya memasang satu dua huruf. Menjadikanya sebagai bait. Dalam sebuah rangkaian seperti yang biasa kutuliskan, untuk mengisi ruang dan memasukanya dalam setiap jengkal nadi yang teraliri.

Bersama malam selalu kuarungi tak lepas dari jajaran oktaf. Sendiri dan sekali tempo berceloteh dengan kelakar, sekedar bertutur sapa. Menyapa kawan, yang selalu kusayangi layaknya kupeluk syair dalam tiap baitnya. Karena dari kalian (semua kawan) aku belajar.

Mahabharata1Tak kupungkiri, hadirnya kesibukan lain kadang membelenggu hingga membuat kelakar kita tertunda. Seperti halnya aku yang harus menjadi kuli disiang hari. Dari jam 09:00 sampai 11:30. Bahkan, kadang kembali lagi pada jam 13:30 sampai jam 16:00. Disisi lain, aku juga harus membaca beberapa buku, kemudian menulisnya sebagai wujud apresiasi dengan berbagai bentuk yang kadang membuat orang mengkerutkan kening, berpikir ulang untuk membaca apa yang kusampaikan.

Di sela menulis apa yang kucelotehkan disudut pagi dengan puisi dan sajak-sajak tak enak. Pikiran-pikiran gila, kadang menghampiri laksana sebuah anak panah tajam yang siap menacap pada apa saja yang ada dikepala. Ini membuatku harus berhenti dan meninggalkan pribadi agar sebuah karya tidak tercampuri oleh kepentingan-kepentingan ego individualisme yang menyudutkanku pada maksud tertentu dan kehilangan kaidah dalam penemuan makna.

Kebuntuan. Itulah yang terjadi ketika kepentingan lain menghantui. Seolah menyumbat lorong-lorang kata hingga tak mampu lagi mengalir seperti biasa. Dan diakhir kalimat, aku hanya bisa berkata : β€œMaafkan aku yang tak bisa menuliskan sesuatu untuk;mu”.

Ambarawa, Oktober 2012

 
30 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Oktober 2012 in Cerpen, Selayang Pandang

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

30 responses to “Celoteh Di Sudut Pagi

  1. kangyaannn

    22 Oktober 2012 at 15:34

    kalo saya yg namanya lagi buntu…. sama sekali gak bisa nulis gan…

     
    • SanG BaYAnG

      23 Oktober 2012 at 02:02

      Hehehe.., kadang dalam kebutnuan justru banyak hal yang perlu dituliskan lo Kang..:mrgreen: #halah.., ntu kata emak..

       
  2. cumakatakata

    21 Oktober 2012 at 05:07

    hmmmm..
    wacanane ae ngunu iku, pantes ae bahasane bernuansa klasik, tapi gak ding, kadang yo modern kok.

     
    • SanG BaYAnG

      21 Oktober 2012 at 05:12

      Iku baru beberapa hari yang lalu. lebih klasik maneh kalau baca geguritan atau macapat mas. Dadi mumet au kadang..πŸ™‚

       
      • cumakatakata

        21 Oktober 2012 at 05:22

        heheeeee….

        lek buku2 Babat Mas? wes khatam kabeh yo?

         
        • SanG BaYAnG

          21 Oktober 2012 at 05:29

          Sebagian kecil mas. soalnya buku macem tu sudah sulit disapat. dan kalaupun lagi beruntung paling ya ditempat loak.
          Namun sebagai media rujukan kadang kita bisa mengarah pada karya Kuntowijoyo atau kuncaraningrat

           
          • cumakatakata

            21 Oktober 2012 at 06:15

            Kuntowijoyo iku opo Mbah jiwo Mas? heheee

            kuncaraningrat, tak goleki engkok…

             
            • SanG BaYAnG

              21 Oktober 2012 at 06:18

              Bukan Mas.
              Koentowijoyo, salah satu karyanya kalau ndak salah “awang-uwong”. semacam latar belakang kepercayaan.
              #Jawa ngetek .. “D

               
              • cumakatakata

                21 Oktober 2012 at 06:24

                hmmm….

                kaet kerungu jenenge Mas… oke suwun buat 2 nama tadi..

                 
                • SanG BaYAnG

                  21 Oktober 2012 at 06:27

                  Yups.., sama sama. Mantebs kabeh iku mas. tapi saat ini saya lagi tergila-gila sama “serat centini” yang baru mencapai 8 jilid dari 12.. hehehe

                   
                  • cumakatakata

                    21 Oktober 2012 at 06:33

                    kok menarik judule Mas, serate centini. heeee

                     
                    • SanG BaYAnG

                      21 Oktober 2012 at 06:38

                      Memang sangat menarik mas. Latar belakang Runtuhnya Ampel Denta. itu Pangeran Jayengresmi yang menceritakan perjalananya pada adiknya yang bernama centini (tembang raras). Fisafat jawa tumplek blek nok kunu.

                       
                    • cumakatakata

                      22 Oktober 2012 at 21:41

                      saya dari perpus dan dapat karyanya yg dimuat di KOmpas Mas…

                       
                    • SanG BaYAnG

                      23 Oktober 2012 at 02:07

                      Hebat.., mantebs to.., lak yo JOSS to..

                       
      • Ely Meyer

        22 Oktober 2012 at 04:55

        geguritan lan mocopat ?

         
        • SanG BaYAnG

          23 Oktober 2012 at 01:57

          iyah mbak. Geguritan : puisi jawa.
          Macapat, bila ditulis dalam bahasa jawa ndak pake taling tarung, “ha” dibaca “O” seperti pada kata maca dibaca moco. sejenis pupuh,gambuh lan mas kumambang..:mrgreen:

           
  3. Mochammad

    21 Oktober 2012 at 03:36

    buntu-buntu juga masih bisa menghasilkan tulisan yang enak dibaca kok…
    πŸ™‚ salam,

    mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

     
    • SanG BaYAnG

      21 Oktober 2012 at 03:39

      Hehehe.., selamat pagi mas.

      Maklumlah mas, sekedar corat-coret saja. sekali-kali coba iseng..hehehe:mrgreen:

       
      • Mochammad

        21 Oktober 2012 at 03:48

        lha iseng ae yo mantabs hasile…πŸ™‚

         
        • SanG BaYAnG

          21 Oktober 2012 at 03:50

          Ah.., sampean terlalu memuji Mas.
          ini biasa saja kq.., daripada nganggur ditengah malam..hehehe..πŸ˜€

           
          • Mochammad

            21 Oktober 2012 at 03:56

            ok deh kalau gitu…πŸ™‚

             
            • SanG BaYAnG

              21 Oktober 2012 at 03:58

              Okey.., terimakasih Mas..πŸ˜€

              O..iya.., ini Blog yang dijadikan Home yang mana mas..???

               
  4. katrinaedwards

    21 Oktober 2012 at 03:27

    terus aja tulis mas..pasti akan membuat sesaorang, kalau tidak semua senang..πŸ™‚

     
    • SanG BaYAnG

      21 Oktober 2012 at 03:31

      iyah.., terimakasih Na.

      Eh.., pagi-pagi.., kau tampil begitu cantik..hihihih..:mrgreen:

       
      • katrinaedwards

        21 Oktober 2012 at 03:33

        ehhh..mana? heheπŸ˜‰

         
        • SanG BaYAnG

          21 Oktober 2012 at 03:37

          Udah.., nyarina tak usah tengok kanan-kiri.

          Ada didepan kq.., dibalik layar kaca..πŸ˜†

           
          • katrinaedwards

            21 Oktober 2012 at 03:38

            hahahaπŸ™‚

             
            • SanG BaYAnG

              21 Oktober 2012 at 03:40

              Y.., malah ketawa.
              Awas.., jangan keras-keras ketawana.., ntar tetangga pada bangun loh..:mrgreen:

               
              • katrinaedwards

                21 Oktober 2012 at 03:42

                Sssshhh.. iya kan..hehehe πŸ˜›

                 

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: