RSS

Apakah Kau Mengerti..???

23 Okt

Apakah Kau Mengerti..???
Lirik Puisi Bebas : Sang Bayang

Aku mengundangmu keberanda agar kita bisa bermain dengan sekian bayak kawan dipelataran. Namun, saat aku terlena. Kau menyelinap masuk dibilik rahasia yang seharusnya tak kau jamah.

Diluar sepengetahuanku—kau mengendap endap. Mengambil belati dari laci. Menghujamkanya tepat di jantung—tembus kesarang jiwaku yang paling dalam. Membuatku terkejut kala menyadari keterlambatan. Hingga terbangun dalam keadaan dada yang telah terkoyak.

Diantara mengalirnya darah dan air mata. Aku hanya bisa meratap dan menatap seraut wajah di balik jendela kaca. Melihatmu terdiam di tengah malam. Lemparkan senyum yang tak kuyakini, apakah kau mengerti betapa menderitanya aku setelah tertusuk belati.

Ambarawa, Oktober 2012

 
28 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Oktober 2012 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

28 responses to “Apakah Kau Mengerti..???

  1. Sang Dewi

    23 Oktober 2012 at 21:51

    Musuh dlm selimut.

    Teganya dikau ckckck…

     
  2. Ely Meyer

    23 Oktober 2012 at 20:23

    ora mudeng aku kangπŸ˜›

     
  3. nengwie

    23 Oktober 2012 at 18:12

    Maaf..saya tidak mengerti..*acungkan jari tangan*πŸ˜€

     
  4. Kemas Erwin Saputra

    23 Oktober 2012 at 10:48

    Musuh dalam selimut kah ganπŸ˜€

     
  5. kangyaannn

    23 Oktober 2012 at 10:21

    menikam dari belakang….

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:27

      Yang ini malah dari depan Kang.. #sangat berani kan..???:mrgreen:

       
  6. tinsyam

    23 Oktober 2012 at 09:58

    ato sakit hati..

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:27

      Yiah.., hampir serupa saja ini mbak..πŸ˜€

       
  7. tinsyam

    23 Oktober 2012 at 09:58

    kaya patahati..

     
  8. katrinaedwards

    23 Oktober 2012 at 07:22

    iskk mimpi ngeri sekali tuh mas…

    semoga baik2 saja disana…πŸ™‚

     
  9. cumakatakata

    23 Oktober 2012 at 03:36

    aku mengerti
    dengan pengertian itu timbul keberanianku
    mengendap-endap meraba kemudian menggenggam belati
    yang sekarang hanya bisa kupandang
    kupandang karatnya bercampur darah.

     
    • SanG BaYAnG

      23 Oktober 2012 at 03:52

      ih.., wong lagi. kq wis berkarat nuh..πŸ˜€

       
      • cumakatakata

        23 Oktober 2012 at 05:17

        ben koyok’e warisan soko mbah2 biyen ngunu loh MasπŸ˜›

         
        • SanG BaYAnG

          23 Oktober 2012 at 05:59

          Hahaha.., aku wis turu nok perjalanan iki mas. Go to Pekalongan..:mrgreen:

          itu namane keris mas.πŸ˜†

           

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: