RSS

Rindu Serupa Daun Kering

23 Okt

Rindu Serupa Daun Kering
Puisi Rindu : Sang Bayang

Kita hanya kanak kanak
terluka
dan pesta air mata
serupa gerimis
dibelenggu waktu
pada tiap tetesan
mengalir
pelan
merintik
laksana rindu sisakan luka
di kedalam jiwa
seperti daun kering
siap patah
sisakan getah dan luka
pedih tak tertepis
atau kuat
memupuk asa—sebuah pertemuan.

Ambarawa, Oktober 2012

 
46 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Oktober 2012 in Selayang Pandang

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

46 responses to “Rindu Serupa Daun Kering

  1. Hijihawu

    23 Oktober 2012 at 22:27

    Akhir kisah yang dipenuhi tanya, bagaimanakah selanjutnya?

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 02:52

      Masih menanti jawaban Mbak..πŸ™‚

       
  2. cumakatakata

    23 Oktober 2012 at 21:00

    pasti terinspirasi soko postinganku daun kering hee :))

     
  3. Ely Meyer

    23 Oktober 2012 at 20:22

    ke desaku sini kang, ribuan daun kering mulai berguguran, cantik warnanya emas dan jinggaπŸ™‚

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 02:49

      Wah.., muantabs kih, tapi uadoh banget nuh..πŸ˜›

       
  4. aqomadin

    23 Oktober 2012 at 12:38

    membacanya memang mesti berkali-kali dengan pelan…. nancep dahπŸ™‚

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 02:05

      Terimakasih Mas. Semoga bisa dimengerti..πŸ˜€

       
  5. kangyaannn

    23 Oktober 2012 at 10:37

    kuning, mengering, dan jatuh
    terkubur sisakan kenangan

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 02:01

      Semoga saja kenangan yang indah ya Kang..
      Wah..wah.., MANTABS banget nih Kang.. uhuy.. hahahaha..πŸ˜€

       
  6. mintarsih28

    23 Oktober 2012 at 10:35

    kalau boleh mengkritik . pada dasarnya puisi bagi penyair adalah ada yang ingin disampaikan kepada pembaca.. rasa penyair akan ditangkap pembaca dalam bentuk suasana. meski hanya berupa baris dan bait puisi akan menceritakan sesuatu yang utuh. maka pilihan kata, tipografi dan majas yang dipilih penyair sangat menentukan dalam menyampaikan tema, amanat dan lain-lain kepada pembaca.

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:59

      Dengan senang hati saya ucapkan terimakasih banyak Mbak.
      Kembali pada menulis yang berdasarkan pengamatan, keterangan, perenungan yang kita rasakan. sedang tentang apa yang ditangkap pembaca tentu akan berbeda, seperti halnya andai syair ini dibawa pada lima orang penyair (handal sekalipun) di tempat berpisah. Pastilah pendapat itu kan berbeda, dan ini boleh dicoba.

      Untuk sebuah keutuhan itu saya rasa tidak harus. Misalnya penggambaran suasana tempat tertentu atau penggambaran sebuah pertanyaan, seperti pada dasar sifat dari puisi yang selalu menjadi teka-teki.

      Sedang untuk pilihan kata, tipografi dan majas yang dipilih penyair sangat menentukan dalam menyampaikan tema. Terus terang saya tidak mengerti, sebab saya hadir bukan sebagai penyair, tapi sebagai blogger yang menulis. Dan andai Mbak Mintarsih sudi memberikan contohnya seperti apa, sekaligus penjelasan dan pembedahan katanya, saya akan sangat berterima kasih.
      Salam Istimewa.πŸ˜€

       
      • mintarsih28

        24 Oktober 2012 at 10:07

        saya sepakat puisi itu teka teki senada ungkap ini kalao helvy mengataka puisi, “kita ingin berkata ini tetapi dengan cara itu”

        pada puisi ini menurut saya sebagai penikmat puisi ya sang agak terganggu kerana banyak menggunakan majas perbandingan. majas itu ibaratanya vetsin/garam.

        dengan adanya perkembangan IT pun sastra dibedakan periodenya. chyber seperti yang sang lakukan.

        tapi lepas dari ini semua saya salut padamu yang produktif membuat puisi. selamat berkarya.
        salam kembali

         
        • SanG BaYAnG

          25 Oktober 2012 at 01:56

          itulah Mbak.. Kadang pembaca puisi memang sering terganggu dengan perbandingan atau kata sambung yang berlebihan. begitu juga dengan saya ketika menulis, saya juga tidak ingin terganggu (terkekang) dengan berbagai ketentuan-ketentuan ini itu yang bila dituruti bisa membunuh imaji saya pribadi. Sebab saya hanya ingin menulis dengan segenap hati dan pikiranku..tentunya dibarengi dengan kebebsanya pula.

          Tapi walau bagaimanapun juga saya sangat senang dan bangga punya teman seperti Mbak Min yang sudi berbagi serta memberikan petuahnya.

          Loh.., cyber sastra itu masih berlaku ta. Bukanya “orang-orang” yang mengaku dirinya “orang sastra” sering kali menganggap cyber sastra hanyalah sebuah prasasti sejak terjadinya konflik STA vs CA..πŸ™‚

           
  7. tuaffi

    23 Oktober 2012 at 10:24

    πŸ™‚ wew.. entah mengapa, mengena sekali.

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:30

      Semoga bisa dirasakan ya Mbak..πŸ˜€

       
  8. Darmanto Muat

    23 Oktober 2012 at 09:40

    hmmm… segera, waktu yang kan menjawabnya.. pelan, tapi itu nyata, pasti. bertemu.

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:26

      Amiin.., semoga saja demikian Pak..πŸ˜€

       
  9. katrinaedwards

    23 Oktober 2012 at 07:28

    wahh mas SB merindu siapa ni..galau semua puisinya..hehehe

     
    • SanG BaYAnG

      24 Oktober 2012 at 01:25

      Pada siapa ya kira-kira..??? Kasih tau ndak nih..

       
      • katrinaedwards

        24 Oktober 2012 at 01:29

        terserah mau atau tidak..

         
        • SanG BaYAnG

          24 Oktober 2012 at 01:30

          Kalauu ndak mau, gimanaπŸ˜›

           
          • katrinaedwards

            24 Oktober 2012 at 01:31

            kan semuanya gak bisa dipaksa…

             
            • SanG BaYAnG

              24 Oktober 2012 at 01:32

              iya deh iya. lha trus..sekarang maunya gimana..???πŸ˜›

               
              • katrinaedwards

                24 Oktober 2012 at 01:35

                biarkan saja daun2 kering itu berterbangan…

                 
                • SanG BaYAnG

                  24 Oktober 2012 at 01:36

                  waduh.., bumi tak lagi indah akibat serakanya donk..πŸ˜€

                   
                  • katrinaedwards

                    24 Oktober 2012 at 01:38

                    serakan itu akan terlihat indah, tersendiri.. nikmati aja…

                     
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 01:40

                      bagaimana bisa menikmati bila hati dilanda gempa.., kan selalu bergoyang.. hehehe..πŸ˜€

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 01:42

                      iskk pasti ni mas Sb lagi galau.. :p

                      kaburrr…

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 01:44

                      enggak ah.. #duh.., mesti kupegang apanya nih biar tak kabur..πŸ™„

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 01:48

                      hahaha…coba?

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 01:50

                      Ye.., beruntung dikau jauh. Coba kalau deket. pasti tak kan bilang macem tu..πŸ˜›

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 01:52

                      tau aja mas ni ya..

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 01:54

                      praduga saja.:mrgreen:

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 02:00

                      πŸ™‚

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 02:02

                      eh.., senyumna kq tak mirip avatnya..:mrgreen:

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 02:03

                      tergantung waktu..ni kan sudah dini hari..

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 02:05

                      loh.., emang kalau sore tak tidur dulu..πŸ˜€

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 02:05

                      tidak..tidak terbiasa tidur siang

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 02:06

                      bukan siang, tapi sore setelah isyak..πŸ˜€

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 02:07

                      lepas isyak dipanggil sore…baru ini aku tau hehehe
                      tidak juga..

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 02:09

                      ya udah. sebut saja abis isyak..πŸ˜›

                      Brarti hebat nian dikau ni, bisa betah ampe jam sekian.. #salut dah ama Na..πŸ™‚

                       
                    • katrinaedwards

                      24 Oktober 2012 at 02:12

                      Na memang kurang tidur..gak tau kenapa..anugerah mungkin..πŸ˜› bersyukur ajalah niπŸ™‚

                       
                    • SanG BaYAnG

                      24 Oktober 2012 at 02:14

                      Hebat..hebat.., semoga dengan anugerah ini, bisa membuat Na semakin peka dalam membaca segala hal

                       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: