RSS

Puisi Cinta : Kau Selalu Di Dadaku

16 Nov

Kau Selalu Di Dadaku
Puisi Cinta : Sang Bayang

kata kata demi kata
puisi jiwa
kutulis dengan kata
dengan jiwa
dengan sepenuh jiwa
kutanam
terbenam tak tergenggam
tanganmu tanganku
akalku akalmu
tak menyatu dalam kata
kala penjelasan makna berhenti
diam pada tanda baca
spasi dan koma tak ber titik.

kini menjadi awal
tak serupa kau datang
kemudian pergi enggan kembali
langkahmu melaut entah
kemana berlabuh
hilang cakapmu raga, menghilang
senyum berjarak tak tertempuh
canda canda sirna
tawa tak lagi berlarian
berkejaran
di tengah malam mengisi
kesunyian jiwa berdinding kaca
hilang
tak seperti biasa
sebab biasamu;
berubah di kekinian
keluar dari kebiasaan
tertinggal
di pelataran;ku menghilang
senyum tak lagi di bibir hatimu
suci
musnah menjelma mula
kurindukan dulu
semua milikmu selalu di dadaku.
se la lu.

16 November 2012

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 16 November 2012 in Puisi Cinta

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

11 responses to “Puisi Cinta : Kau Selalu Di Dadaku

  1. bibicriwis

    17 November 2012 at 01:24

    Kehilangan pastilah berat. Semoga yang dinanti segera kembali. Nice poem..πŸ™‚

     
    • SanG BaYAnG

      17 November 2012 at 04:10

      Amiin..
      Terimakasih banyak Mbak..πŸ™‚

       
  2. kangyaannn

    16 November 2012 at 21:38

    selalu untuk selamanya gan ?

     
  3. luxi89soulmate

    16 November 2012 at 17:15

    keren..hummm…ud lama jg q g bikin puisi..kpn2 bikin ah..wait at next posting ^_^

     
  4. lambangsarib

    16 November 2012 at 11:27

    biasane kau selalu dihatiku, wis ganti yo ?

     

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: