RSS

Kumpulan Puisi Puisi Pendek : Sang Bayang

20 Nov

Puisi Puisi Pendek
Puisi : Sang Bayang

“Setiap baris adalah puisi. // Setiap baris adalah isi hati. // Hati berbaris membentuk puisi. // Puisi berbaris bentuk luahan hati.”

“Jiwa jiwa satu jiwa // menyatu dengan kata. // Jiwa jiwa dalam puisi. // Sampaikan salam satu jiwa // dalam puisi dan kata. // Istimewa.”

“Laksana hujan kau datang // menghantam lemah ragaku // ambruk di terjang badai. // Limbung. // Terpuruk. Di lingkaran // ruang tak berpenghuni.”

“Lebur semua daya // murni. Hancur. // Menebar berkeping-keping. Jiwa // terbelah. Berceceran // serupa sobekan kertas. Terbuang // sia masuk selokan hanyut // terbawa arus. Tak jelas // kemana wujud berlabuh. // Sirna // setelah hujan reda // tak tertemu utara selatan.”

“Mungkin kau telah lupa // gayaku—wahai racun // empuk tanpa formalin. // Kau lupa // maksud wayang pentas // di singgasana hatiku menari.”

“Melangkah manis menghibur jantung. // Serumpun madu terkucilkan—kumbang tak bersayap. // Layu. // Mati dan sia dalam kesendirian.”

“Jika malam adalah cinta // gelap adalah rindu. // Maka, engkaulah waktu yang memilikinya.”

“Jika keabadian tak mempertemukan dua hati. // Cinta datang tanpa alasan // terbawa sampai mati.”

“Berapa kali ku eja matamu // hampa. Membisu patung kayu // diam tak bergerak tanpa jarak. // Sedang rindu // mengacung tak berpeluk // jiwaku jiwamu telah bisu.”

“Sayap-sayap setengah patah//tanpa tulang mengepak // lemah mencarimu puja // di pangkuan tuhan // sujudpun menghilang. Tinggalah raga yang terbuang.”

“Di belenggu waktu // sujud sujud terbuang // tak seimbang. Meradang//budak di pasung uang.”

20 November 2012

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 20 November 2012 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

8 responses to “Kumpulan Puisi Puisi Pendek : Sang Bayang

  1. surya subhan

    31 Januari 2013 at 20:28

    disini sy dapat belajar.

     
    • SanG BaYAnG

      1 Februari 2013 at 01:44

      Mari sama sama saling belajar dan berbagi Mas..

       
  2. reynofiesta

    23 Januari 2013 at 07:51

    Gan makasih atas periksanya,sukses slalu yah..

     
    • SanG BaYAnG

      24 Januari 2013 at 03:59

      Sama-sama Mas..

      Oh..iya..,maaf lo.., bukanya maksud untuk mengoreksi, cuma kebetulan saja, saya kenal akrab dengan penulis sajak yang Mas update dan sedikit mengenali gaya bersyairnya.

      Sukses selalu pula untuk Mas..🙂

       
  3. lambangsarib

    20 November 2012 at 11:06

    Mas, aku menulis puisi tanpa kata kata. Apik ora ya ?

     
    • SanG BaYAnG

      21 November 2012 at 02:31

      Wa.., tetep bagus saja Om..
      “Getaranya malah lebih halus dan nyaris tak terdengar” hahaha..😆

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: