RSS

Puisi Untuk Ibu

21 Nov

Puisi Untuk Ibu
Puisi Rindu : Sang Bayang

sebaris puisi kutulis
sebait hati berbaris
goreskan nama lukisan wajah
menerka seraut muka
paruh baya—atas usia
sekian garam tertelan
asin memasak
sejengkal jiwa tak hambar
mulut bangga memanggil
sebaris nama; melekat
erat tersemat
dalam detak tak bergemeretak
menghuni jantung tanpa ruang
terpendam menanam jiwa
satu rasa menyapa
buta;ku kasih
sayangmu tak terbalas

Semarang, 21 November 2012

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 21 November 2012 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

4 responses to “Puisi Untuk Ibu

  1. lambangsarib

    21 November 2012 at 08:20

    si empunya syurga, ku sujud didepannya.

     

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: