RSS

Kau Harap Diamnya Kau Rindukan Suaranya.

04 Des

Kau Harap Diamnya Kau Rindukan Suaranya
Lirik Prosa Puisi Bebas : Sang Bayang

Guratan-guratan hitam menjelmakan seribu wajah—masuk dalam barisan bait kelam. Datang mengganti hamparan malam—larut selapang dada yang tak rumpang menutup penyesalan tinggalkan kasih sayang. Bergelanyutan serupa kabut-kabut membelenggu—kala sesosok bayangan pergi membawa sebidang hati. Terguris dalam deretan kisah pengingkaran yang tak berikrar untuk saling melupakan.

Hari itu kau pergi dari tempat persinggahan rindu yang meronta, namun tidaklah kau berpaling kecuali sementara waktu. Kemudian kembali lagi walau sekedar melihat—apa yang telah terjadi pada nafasnya—masihkah desah itu berhembus meniupkan sebuah kesalahan, untuk mengenali perjalanan—kemana perahu harus berlabuh dan menambatkanya pada satu dermaga. Sedang luas samudera tercipta dengan seribu macam badai yang harus di arungi. Diantara karang-karang. Di antara gelombang yang sewaktu-waktu bisa menggulingkan perahunya—hingga kehilangan dayung dan terdampar ditempat yang tak kau kenali.

Saat kau dengar detak jantungnya. Saat itulah—kau bertanya..???
Mengapa begini. Mengapa..harus—terjadi. Mengapa.., ia tak kunjung lupa dan menggunakan selimutnya untuk tidur barang sesaat. Tanpa bermimpi dan menyebutmu dalam tidurnya.

Namun.., ketika benar dia tertidur seperti apa yang kau harapkan. Kau akan bertanya.., mengapa—ia diam. Kemana suaranya yang dulu serupa kereta melaju. Dimanakah. Kemanakah ia pergi. Dan kau—juga bertanya.., apa yang tengah terjadi padanya ketika kau merindukan dengkurnya.

Hingga akhirnya suatu saat nanti dia benar-benar pergi. Kau juga pergi. Dan aku—tak menulisnya lagi. Kitapun saling merindu.

*Asmara Dan Cinta*
Ambarawa, 04 Desember 2012

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Desember 2012 in Puisi Cinta, Selayang Pandang

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

10 responses to “Kau Harap Diamnya Kau Rindukan Suaranya.

  1. mew da vinci

    5 Desember 2012 at 18:55

    Mengomentari dirimu tidak ada habisnya..

    Satu lagi persembahan dari sang bayang…

     
    • SanG BaYAnG

      6 Desember 2012 at 02:19

      Hya.., maka dari itulah, jangan dihabiskan..:mrgreen:

      Kalau boleh tau.., persembahan apa yeah..???🙄

       
  2. izzawa

    4 Desember 2012 at 05:56

    🙂

     
    • SanG BaYAnG

      4 Desember 2012 at 05:59

      Eh.., ada mbak Izawa..
      Selamat pagi Mbak..😀

       
  3. Oca Sulistya

    4 Desember 2012 at 04:58

    aku,kau dan dia?

    siapa saja?

    siapa lagi?

     
    • SanG BaYAnG

      4 Desember 2012 at 06:01

      Alaemboh..nduk-nduk.., pokok’e uakeh wis..hahaha..:mrgreen:

       
      • Oca Sulistya

        4 Desember 2012 at 06:08

        akeh ya akeh mas…..tapi ojo di karungi kabeh

         
        • SanG BaYAnG

          4 Desember 2012 at 06:09

          Waduh-waduh.., emange kamu mau.., tak karungi..hehehe..😆

           

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: