RSS

Ketika Sajak Memberontak

19 Des

Ketika Sajak Memberontak
Sajak : Sang Bayang

benar katamu benar tanyaku
milik siapa kebenaran
tak lain kuasa sajak menutup
mata membungkam
mulut bekukan lidah
menginjak sajak
tertulis dalam riwayat penjagalan
pujangga pujangga bisu
penyair tuli
lepas jadi durjana
saksi pemberontakan
air mata yang berubah jadi api
nyali digugat rapuh
pengadilan tertancap dilumpur
penistaan jadi tak gentar halintar
paju menyambar janur hancur dicaci
toh hanya kata
sedang puisi adalah detak jantung sajak
yang bergerak
gemeretak
tak rentan dicambuk maki
kata rotan tak luka oleh pedang
dihujat kepala terbakar dipemakaman
diri tertakhluk kebodohan
menutup pintu
mati tertimbun kertas seribu kata
usang dilupakan
jadi bangkai tak berbingkai
kata anjing enggan menjilat
kata benar menjelma bangsat
sebangsat debu hasrat
terdampar digurun pikiran
tanpa hujan di ujung musim
menghisap semua nafas tanpa bernafas.

Ambarawa, 19 Desember 2012

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Desember 2012 in Sajak

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

One response to “Ketika Sajak Memberontak

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: