RSS

The willing Power : Bintang Terang Di Balik Awan

27 Des

The willing Power : Bintang Terang Di Balik Awan
Antologi Tiga Sajak : Sesal Tak Terhindar, Gelombang Jalan Sinar Bulan, Keluh Di Sarang Sunyi.

***
Sesal Tak Terhindar
Sajak Religi : Sang Bayang

Bait bait penyesalan tertinggal
jadi bisik ketidak mampuan
syair melukis gamang. Terkumpul
dalam pusaran badai.
Merajut sunyi yang kusut.
Rapuh pada kelopak mata basah.
Lemah di pundak.
Mulut tak mampu mengecap kepahitan nista
dusta. Wajah tak berani menatap
dunia sekali lagi. Berpaling dari kenyataan
yang tak mampu tinggalkan langkah
sejauh kaki menghindar berlari.

*The Willing Power*
(Bintang Terang Di Balik Awan)
Ambarawa, 27 Desember 2012

***
Gelombang Jalan Sinar Bulan
Sajak Religi : Sang Bayang

Gemuruh gelombang garis garis perjalanan
kita langkahi. Tak seterang siang.
Tak mulus dibelantara kabut
dingin malam menantang keluh. Kita lupakan
: indah bintang senantiasa berkerlip
dibalik gantungan awan. Bulan
sewaktuwaktu terang kembalikan sinar
pada sejengkal jiwa yang hilang.

*The Willing Power*
(Bintang Terang Di Balik Awan)
Ambarawa, 27 Desember 2012

**
Keluh Di Sarang Sunyi
Sajak Religi : Sang Bayang

Keluhkan keluhmu sebatas mampu mengeluh.
Mengeluhlah sekeras ribuan terompet tahun baru
ditiup kemudian terbuang
usai pesta. Makilah malam sepuasmu ketika lelap
mata tak mampu mengeja seribu makna dalam gelap,
umpatlah tidur yang keluarkan dengkur
dan tak pernah tahu kapan keluarkan air liur.
Sementara jiwa senantiasa berjaga.
Sukma terlena. Mengambang pada tiap tetesan
nira surgawi. Sungguh sayang.
Sungguh malang disarang sunyi tak kenal diri
disergap hampa menghantui.

*The Willing Power*
(Bintang Terang Di Balik Awan)
Ambarawa, 27 Desember 2012

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Desember 2012 in Sajak, Syair

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

8 responses to “The willing Power : Bintang Terang Di Balik Awan

  1. ibrohim abdul halim

    17 Januari 2013 at 08:13

    ya mungkin ramai dengan banyak viewers. hhe

     
    • SanG BaYAnG

      18 Januari 2013 at 03:51

      Baiklah Mas Ibrohim.
      Untuk jumplah vew bisa dilihat pada StatsPress.
      Sedang untuk mendapatkan banyak pengunjung, banyak cara yang bisa kita tempuh.

      Diantaranya :
      Posting sesuatu yang bisa membuat pengunjung betah dan akan kembali lagi keblog kita
      Sering melakukan blogwalking dan meninggalkan jejak di sana.
      Memanfaatkan sosial media yang ada.

      Gunakan cara mudah itu saja dulu. Sebab terlalu banyak teknik SEO didunia blogsphare ini Mas.

      #Maaf lo Mas.., ini sekedar berbagi dan bukan maksud menggurui.

       
  2. imatkalimahi

    30 Desember 2012 at 17:06

    Dalem-dalem nih puisinya…rasanya perenungan kita selalu kurang dan kurang…waah…
    Salam hangat mas Bayang…

     
    • SanG BaYAnG

      5 Januari 2013 at 02:00

      Terimakasih atas perenunganya Mas Imatkalimahi..

      Apapun yang kita baca dan renungkan, semoga memberi manfaat pada diri kita untuk selalu menjadi hamba yang lebih baik..🙂

       
      • imatkalimahi

        24 Januari 2013 at 00:04

        Begitulah mas Bayang…amiin

         
  3. ibrohim abdul halim

    27 Desember 2012 at 14:17

    numpang tanya nih. supaya blognya banyak pengunjungnya gimana cranya ya? tks hhe

     
    • SanG BaYAnG

      29 Desember 2012 at 01:30

      Banyak cara dan banyak macam ramai mas.
      Kalau boleh tahu.., ramai seperti apakah yang mas ibrohim maksudkan..???

       

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: