RSS

Pengkhianatan Sebuah Sajak

24 Nov

Pengkhianatan Sebuah Sajak
Karya : Sang Bayang

disebar kerlap menjalar bintang fajar
warna matamu tak lagi memancar
matahari dikerubut hitam warna
mendung bumi mengandung bingung
meliput awan sebuah negeri berilusi
tergantung di timur penuh tragedi
ada cemas badan melayang kenang
terkuras pikir sia akal terbuang
di ladang ladang lumut bercadas
rimbun keahlian menguap lepas
mengalir deras terhempas
tiada makna terkelupas
lihatlah sahabat! lihat!
apa yang kau lihat?
bukankah pagi tak lagi berkutat arti?
ketika kilau jembatan penuh jebakan
kita masih berdiri meraut ranjau
tegak meninjau jarak
hijau maksud hati mengamati puisi
lupa sebait sajak berisyarat
masihkah di sana, engkau melihat?
ada isi di balik kritik struktur padat
ketika sebuah sajak kehilangan kidmat
sebagian jiwa mendua dan berkhianat

(Sarirejo, 24 November 2013)

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 24 November 2013 in Puisi, Sajak

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

4 responses to “Pengkhianatan Sebuah Sajak

  1. jenkna

    25 November 2013 at 08:34

    saya masih di sana

     
    • SanG BaYAnG

      27 November 2013 at 01:46

      Yaps.., saya jua melihat Mbak Jenka sedang duduk tuh.. *ups*:mrgreen:

       
  2. jhejhee

    24 November 2013 at 13:01

    Semangat2

     

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: