RSS

Hilanglah Tali Rintihan Rindu!

23 Jan

Hilanglah Tali Rintihan Rindu
:pengikat wajahmu

ketika janji bulan tertutup awan
hujan tak pasti
menyentuh bumi
rindu tinggalkan sejumput mimpi
menggantung
cuaca tak mudah terbaca
gelap tak bersemangat
mengusap arus yang basah
berkelana mengarung samudera
menggores pelangi pada sebuah diksi
berpayung puisi
yang kutulis
serupa bertutur dengan bahasa
retak berusaha tegak
mengusap air mata
bebaskan jiwa
dari bisikan tanah tipuan
membongkar langit-langit ruang bisu
amsal sebilah pisau
membelah
rindu angkasa hampa
pilu menggenggam sabit bulan harapan
di batas senja yang lekas terhempas
ditimbun malam
ketika rindu tak lagi terdengar rintihnya
wajahmu membeku di sana

( Sang Bayang – Sarirejo, 23/01/2014 )

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Januari 2014 in Puisi, Sajak

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

14 responses to “Hilanglah Tali Rintihan Rindu!

  1. sayuprindu

    10 Juni 2014 at 17:07

    puitis pak… kirim ke media massa aja biar dapet honor. hehe

     
    • SanG BaYAnG

      28 Maret 2016 at 04:44

      Ah, tak mungkinlah ada media sudi menerima. Lawong ini sekadar iseng bikin puisi kok..hehe..

       
  2. Ahmad Naufal

    30 Maret 2014 at 12:48

    Saya suka membaca puisi ini, sangant menggugah rasa,,,,

     
    • SanG BaYAnG

      20 Februari 2015 at 03:17

      Terima kasih atas kesudian membacanya. Semoga berkah dan salam hangat selalu..πŸ™‚

       
  3. fahdaabdillah

    25 Februari 2014 at 15:12

    salam kenal mas…
    bolehkah kawula belajar merasakan seperti apa yang jenengan rasakan..lihat.dengar…setiap membaca kata2nya njenengan (manurut kawula)keluar dari hati..

     
    • SanG BaYAnG

      27 Februari 2014 at 01:50

      Salam kenal dan salam santun selalu..

      Mari, Mas. Mari belajar bersama-sama, seperti halnya saya yang masih harus banyak belajar dari para sahabat semuanya.
      Terima kasih atas apresiasinya. Salam hangat dan taklim selalu..

       
  4. Akhmad Muhaimin Azzet

    30 Januari 2014 at 19:09

    bernas sekali puisi ini
    saya suka

     
    • SanG BaYAnG

      31 Januari 2014 at 09:58

      Terima kasih atas apresiasinya Pak Akhmad Muhaimin. Salam santun selalu..

       
  5. siriusbintang

    24 Januari 2014 at 17:56

    maaf salah komen #lostfocusπŸ˜€
    harusnya di kotak sebelah dihapus ajaπŸ˜€

     
  6. siriusbintang

    24 Januari 2014 at 17:54

    Pak? kamu nda? :))

     
  7. Ida Raihan

    23 Januari 2014 at 11:40

    Galau ya, Pak?πŸ˜€

     

Tinggalkan Komentar Semanis Mungkin Ya..???

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: