RSS

Arsip Tag: bait bait

RENUNG REMBULAN TERTUTUP AWAN

RENUNG REMBULAN TERTUTUP AWAN
Oleh : Sang Bayang

Malam tak bisa jadi kawan ketika rintik hujan menginjak bumi tanpa kaki. Meski bunyi-bunyi liar berhamburan, menancapkan hujan tanya getarkan jiwa, biar terpendam, terpasung dalam gemuruh langit yang menjerit. Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 22 April 2013 in Prosa

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

MEMBISU DALAM KEPALSUAN

MEMBISU DALAM KEPALSUAN
Oleh : Sang Bayang

kegelapan malam larut mencekam
cengkeram hidup kian meredup
kala kukenang tak canggal di jalan-jalan runyam
Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 12 April 2013 in Sajak

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

KUKENANG BAYANGMU SEBELUM HILANG

Kukenang Kau Sebelum Hilang
Prosa Puisi : Sang Bayang

Sekali dua kali kata dilipat, kabur pandang-pendengaran menelisik rongga barisan abjad. Menggelinding wajahmu kutatap remang, tertindih hujan kian redup di kegelapan Read the rest of this entry »

 
38 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Februari 2013 in Prosa, Puisi Cinta

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kau Abadi Dalam Puisi

Kau Abadi Pada Puisi
: Sang Bayang

Sekian bulan kita terpisah. Melewati jalan berbeda, dari pintu yang tak pernah terbuka. Bahkan kini–kau telah mengunci rapat, hingga aku tak mampu lagi melihat setitik debu katamu.

Read the rest of this entry »

 
45 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Januari 2013 in Prosa, Puisi Cinta

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

The willing Power : Bintang Terang Di Balik Awan

The willing Power : Bintang Terang Di Balik Awan
Antologi Tiga Sajak : Sesal Tak Terhindar, Gelombang Jalan Sinar Bulan, Keluh Di Sarang Sunyi.

Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Desember 2012 in Sajak, Syair

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Puisi Cinta : Kau Dan Aku Maya

Kau Dan Aku Maya
Puisi Cinta : Sang Bayang

Membaca tatapanmu, ingin berlari pada puisi
hatiku meruncing di ujung sebuah pancing
lalu melukismu dalam kanvas tak berbingkai
kumpulkan kata, serupa Budha meraup novena
Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 12 November 2012 in Puisi Cinta

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,