RSS

Arsip Tag: Puisi Kehidupan

Jarak Tempuh

Jarak Tempuh
Karya : Sang Bayang

kadang, aku tak peduli.
seolah bagai kidam, semua berjalan
Read the rest of this entry »

 
20 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Februari 2014 in Puisi, Religi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Seribu Spasi Di Antara Diksi

Seribu Spasi Di Antara Diksi

ketika namamu hadir
aku tenggelam
dalam kejemawaan ego masa lalu
meratap, larut Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Februari 2014 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kelikir Kelikir Dayung | Puisi Negeri Bayangan

Kelikir Kelikir Dayung
Karya : Sang Bayang

melingkar utuh pada tubuh yang gaduh
berderit, menjerit
arung samudra seribu dermaga Read the rest of this entry »

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Oktober 2013 in Musikalisasi Puisi, Puisi, Puisi Kehidupan

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

MENCARI JALAN SUFI DENGAN PUISI (Bagian 1)

MENCARI JALAN SUFI DENGAN PUISI
Oleh : Sang Bayang

PEMBUKA

Dengan menggunakan medium bahasa, sastra membangun ‘dunianya sendiri’, membangun realitanya sendiri yang otonom. Terlebih dalam genre puisi. Penyair memunculkan empatinya atas berbagai persoalan realitas, bahkan persoalan kejiwaan yang sangat personal dengan formulasi pengucapan khas menggunakan imaji-imaji tertentu yang sanggup memunculkan pembayangan empatif pula dalam diri pembaca, karena penggunaan bahasa dalam puisi sangat personal, dalam arti setiap penyair memiliki (mempunyai) pengucapan estetis bahasa khas yang berbeda satu sama lain yang menjadi karakteristik pembeda Read the rest of this entry »

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2013 in Selayang Pandang, Sudut Pandang

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

MENGADU TUHAN MENUNGGU SETAN

MENGADU TUHAN MENUNGGU SETAN

pulang kesarang merapal nujum
laun perselingkuhan jiwa membumbung
langit semakin sempit
tanah menggelinding
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 7 Mei 2013 in Puisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

RENUNG REMBULAN TERTUTUP AWAN

RENUNG REMBULAN TERTUTUP AWAN
Oleh : Sang Bayang

Malam tak bisa jadi kawan ketika rintik hujan menginjak bumi tanpa kaki. Meski bunyi-bunyi liar berhamburan, menancapkan hujan tanya getarkan jiwa, biar terpendam, terpasung dalam gemuruh langit yang menjerit. Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 22 April 2013 in Prosa

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,